NUSANTARA, Fokusborneo.com – Pembangunan Ibu Kota Nusantara kian hari kian pesat hal ini terbukti dengan kembalinya peletakan batu pertama pembangunan hunian apartemen dan pusat perbelanjaan yang investornya merupakan negara asing. Adalah PT. Starbright International Investment sebuah perusahaan yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group dan Indonesian Hainan Chamber of Commerce yang merupakan perusaan penanaman modal asal Tiongkong, China. Starbright merupakan perusahaan asing pertama yang melaksanakan ground breaking di area IKN sejak diresmikan.
Menggelontorkan dana sekitar 1,27 milyar pada kontrak perjanjian kerja sama pada 9 Maret 2026 lalu, Starbright siap melakukan pembangunan pada September akan datang dan saat ini sudah mulai melakukan pembersihan lahan.
“Seluruh desainnya merupakan pengalaman yang pernah kami buat dari China yang merupakan berpengalaman lebih dari 30 tahun dan pastinya sangat bagus untuk dekorasinya pasti pak Basuki dan timnya pasti akan suka apartemennya ini,” tutur Presiden Directur Starbright International Investement, Lu Keming yang ditemui usai peletakan batu pertama, Rabu 15/07/2026.
Selain apartemen ia juga mengungkapkan membangun area pusat perbelanjaan serta pusat kebugaran.
“Jadi kami membawa teknologi yang paling maju dari China seperti diketahui bahwa pembangunan di China tumbuh pesat dan kami akan melakukan hal yang sama disini, karena sebelum kesini kami punya orang khusus yang membuat desain hijau atau green desain low carbon untuk pembangunan di China, kami juga sangat terbuka untuk teman media dan pak Basuki bisa melihat salah satu kota kami yaitu Shenzhen yang khusus konsep green city low carbon,” jelasnya lagi.
Disinggung soal mengapa tertarik untuk berinvestasi di IKN, Lu mengungkapkan ia percaya bahwa kalau tempat yang mulanya kosong jika dibangun dengan baik pasti akan bisa menjadi kota indah.
“Kenapa memilih tempat yang kosong? Kami yakin bahwa kalau tempat yang kosong lalu kemudian ada andil pemerintah maka akan menjadi tempat yang indah jika dibangun dengan baik, selain itu kami juga tertarik nantinya untuk berinvestasi di bidang hotel dan pariwisata,” tutupnya.
Berdampingan, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimulyanto mengungkapkan dalam waktu dekat ada 2 lagi perusahaan penanaman modal asing asal Tiongkok dan Korea yang akan melaksanakan pembangunan di area IKN.
“Satu Dian Jaya dari Korea Selatan yang juga akan membangun apartemen, hotel dan perkantoran di 8 hektar lahan desainnya juga bagus, dengan total investasi Rp. 2,5 triliun,” paparnya.
Selain itu apartemen yang akan dibangun nantinya bisa disewakan ataupun dibeli untuk umum. Untuk informasi apartemen yang akan dibangun oleh Starbright Investemen adalah sebanyak 4 tower yang dibangun dalam 2 tahap dengan total 680 unit kamar. Kisaran harganya adalah sekitar Rp. 600 juta hingga Rp. 1,2 milyar perunit, dengan tipe 1 kamar, 2 kamar dan 3 kamar.(**)












Discussion about this post