• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Margiyono: Sinyal Positif Penguatan Rupiah

by Redaksi
11/08/2026
in Ekonomi
A A
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Margiyono: Sinyal Positif Penguatan Rupiah

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan, Dr. Margiyono. Foto: ist

TARAKAN, Fokusborneo.com – Pengajuan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) mendapat perhatian luas dari para pengamat ekonomi.

Langkah politik dan moneter tersebut dinilai memberikan kepastian bagi pasar finansial, yang tefleksi dari kembali menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ke kisaran Rp17.700.

Baca Juga

ASUS ExpertBook P3 G1 Resmi Meluncur, Bawa Performa AI dan Keamanan Kelas Bisnis

GPM di Balikpapan, BI dan Polda Kaltim Perkuat Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan

Kaltara Butuh Inflasi Terkendali Demi Dongkrak Surplus Ekonomi Petani Lokal

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

​Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dr. Margiyono, menilai penguatan rupiah yang bergerak dari pergerakan sebelumnya di level Rp18.000-an ke Rp17.700 merupakan sinyal positif. Kehadiran Destry sebagai nakhoda bank sentral direspon amat baik oleh pelaku pasar.

​”Penguatan ini bagian dari sinyal pasar bahwa keberadaan Ibu Destry sangat direspons positif. Selain penerimaan pasar, beliau merupakan sosok Deputi Gubernur Senior yang kenyang pengalaman di otoritas moneter,” ujar Dr. Margiyono, Selasa (11/8/26).

​Ia menambahkan, rekam jejak Destry telah teruji saat mendampingi jajaran pimpinan BI melewati krisis akibat pandemi COVID-19. Salah satu terobosan monumental yang turut melipatgandakan kinerja ekonomi kala itu adalah akselerasi sistem pembayaran digital melalui QRIS.

​Menurutnya, keberhasilan kebijakan makroprudensial dan digitalisasi pembayaran tidak lepas dari peran para teknokrat di internal bank sentral.

​”Beliau terlibat langsung dalam arsitektur perekonomian Indonesia, baik menjaga ketahanan makroprudensial maupun mendorong pemulihan ekonomi secara cepat hingga Indonesia dipercaya menyelenggarakan Presidensi G20 Bali,” jelasnya.

​Menanggapi status Destry yang diajukan sebagai calon tunggal oleh pemerintah, Margiyono memandangnya sebagai langkah strategis untuk meminimalkan dinamika persaingan di lembaga sensitif.

​”Mengelola sesuatu yang sensitif seperti bank sentral memang harus meminimalkan risiko. Pencalonan tunggal ini membendung intrik atau gesekan yang berpotensi mengganggu stabilitas moneter. Ini menandakan adanya keselarasan dan sinyal positif antara otoritas moneter dan otoritas fiskal,” tuturnya.

​Meski mendapatkan respons positif, Margiyono mengingatkan tantangan besar sudah menanti. Di tengah ruang fiskal yang kian terbatas dan ketidakpastian ekonomi global, pembiayaan pembangunan akan bertumpu pada sektor keuangan dan perbankan.

​”Selain terus mengawal penguatan nilai tukar rupiah untuk menekan imported inflation, PR besar berikutnya adalah bagaimana mendorong penyerapan kredit perbankan. BI perlu meramu instrumen kelonggaran likuiditas maupun insentif perbankan agar pertumbuhan kredit lebih akseleratif tanpa mengorbankan stabilitas nilai tukar,” pungkasnya.(*/mt)

Tags: Bank IndonesiaDestry DamayantiDolarDr. MargiyonoFakultas Ekonomi dan BisnisGubernur BIHeadlineRupiahUBTuniversitas borneo tarakan

Berita Lainnya

Ekonomi

ASUS ExpertBook P3 G1 Resmi Meluncur, Bawa Performa AI dan Keamanan Kelas Bisnis

28 September 2026 17:20
Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA
Ekonomi

GPM di Balikpapan, BI dan Polda Kaltim Perkuat Upaya Jaga Stabilitas Harga Pangan

28 September 2026 16:14
Analisis Akademisi FEB UBT: Perilaku Konsumtif dan Fenomena “Kumpaunomic” Picu Polemik Data Desil di Kaltara
Ekonomi

Kaltara Butuh Inflasi Terkendali Demi Dongkrak Surplus Ekonomi Petani Lokal

28 September 2026 10:46
Daerah

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

28 September 2026 08:27
Gelar Rupiahverse Fest 2026, BI Kaltara Dorong Literasi Rupiah Inklusif dan Kreatif
Ekonomi

Gelar Rupiahverse Fest 2026, BI Kaltara Dorong Literasi Rupiah Inklusif dan Kreatif

28 September 2026 07:44
Ekonomi

Balikpapan Raih Juara II TPID Award, PPU Sabet Peringkat II TP2DD Kalimantan

27 September 2026 14:34
Next Post

Polda Kaltara Gelar Operasional Triwulan II Tahun 2026, Serahkan Penghargaan Pelayanan Prima 2025

Meriahkan HUT RI ke-81, Kecamatan Peso Gelar Ragam Lomba hingga Seni Budaya

Menembus Batas QRIS Revolusi Lapak UMKM Menuju Arsitektur Keuangan Global

Menembus Batas QRIS Revolusi Lapak UMKM Menuju Arsitektur Keuangan Global

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Akan Menanggung 6.071 Warga Terdampak Penonaktifan BPJS Pemprov Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah! Dua Prodi UBT Tembus Akreditasi Unggul, Rektor Genjot Kualitas dan Ajukan Prodi Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Kaltara Tembus Rp 82 Miliar, Tarakan Menyumbang Angka Terbesar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Gelar Rangkaian Lomba, Meriahkan HUT RI ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Voli L-CUP Semakin Panas, SMAN 2 A dan SMAN 4 B Tembus Final

Voli L-CUP Semakin Panas, SMAN 2 A dan SMAN 4 B Tembus Final

28 September 2026 23:54

Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

28 September 2026 20:57
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP