MALINAU, Fokusborneo.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Laboratorium Stabilitas Sistem Tenaga, Jurusan Teknik Elektro Universitas Borneo Tarakan (UBT) meluncurkan program penerapam teknologi ramah lingkungan berupa Perancangan Pompa Air Sawah Tenaga Surya (PATS).
Program ini dilaksanakan untuk mendukung Desa Malinau Sebrang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menuju Desa Mandiri Energi Listrik.
Kegiatan yang didanai melalui hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini, menyasar Kelompok Tani Siang Barang 2 sebagai mitra utama.
Kehadiran teknologi PATS diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan irigasi yang selama ini dihadapi oleh para petani setempat.
Ketua Tim Pengabdian UBT, Dr. Ismit Mado, ST., MT., menyampaikan penerapan alih teknologi ini bertujuan untuk menjaga kontinuitas pasokan air baku persawahan secara efisien.
“Melalui program pengabdian ini, kami berkomitmen membantu meningkatkan produktivitas padi kelompok tani Desa Malinau Sebrang. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber tenaga pompa air tidak hanya ramah lingkungan dan terjangkau, tetapi juga menekan biaya operasional serta perawatan secara signifikan bagi para petani,” ujar Dr. Ismit Mado.
Lebih lanjut, Dr. Ismit Mado menjelaskan program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Jurusan Teknik Elektro UBT dalam menjadikan Desa Malinau Sebrang sebagai field project pengabdian masyarakat.
Hal ini selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) UBT di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) wilayah perbatasan, serta mendukung pencapaian Asta Cipta dalam membangun perekonomian dari desa.
“Sinar matahari di kawasan tropis seperti Kalimantan Utara memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Perancangan PATS ini menjadi langkah riil dalam mendukung diversifikasi energi nasional menuju keberlanjutan dan net zero emission,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Dr. Ismit Mado didampingi tim dosen yang terdiri dari Hasrullah, ST., MT. dan Achmad Budiman, ST., MT., serta melibatkan tiga mahasiswa Teknik Elektro UBT diantaranya Rizkyandi Juliannanda, Raihan Hafiz, dan Ari Restu Febrianto.
Saat ini, program pengabdian telah memasuki tahap akhir persiapan teknis. Seluruh komponen utama dan pengujian sistem PATS di Laboratorium Stabilitas Sistem Tenaga UBT telah rampung dilaksanakan.
Tim UBT juga sedang memfinalisasi modul panduan pemeliharaan teknis yang nantinya akan disosialisasikan dalam kegiatan workshop pemeliharaan bersama kelompok tani dan pemerintah desa setempat.(*/mt)












Discussion about this post