BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat diwujudkan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan melalui dukungan tanggap darurat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW), Kota Balikpapan.
Dukungan tersebut diberikan untuk membantu memperkuat kesiapan petugas dan relawan yang berada di lapangan, sekaligus mendukung upaya bersama dalam menjaga kawasan HLSW yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan ekosistem Kota Balikpapan.
Bantuan diserahkan kepada UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Balikpapan sebagai pengelola sekaligus pihak yang berperan dalam perlindungan kawasan Hutan Lindung Sungai Wain.
Berbagai kebutuhan operasional disiapkan untuk mendukung aktivitas petugas di lapangan, mulai dari perangkat kopling dan nozzle tipe forestry, selang distribusi air, Y connector, hingga sarana penampungan air berkapasitas besar. Dukungan distribusi air juga dilengkapi dengan genset portabel untuk membantu operasional peralatan di lokasi.
Untuk menunjang aktivitas petugas, khususnya pada kondisi dengan keterbatasan penerangan, Pertamina turut memberikan lampu sorot dan senter kepala. Sementara untuk mendukung aspek keselamatan dan kesehatan, bantuan dilengkapi masker respirator, masker pelindung, tabung oksigen, serta perlengkapan pertolongan pertama.
Selain peralatan, dukungan juga diberikan dalam bentuk logistik dan kebutuhan pendukung personel. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesiapan petugas dan relawan selama proses pemantauan dan penanganan karhutla berlangsung.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus dukungan bagi para petugas yang berada di garis depan dalam menjaga kawasan HLSW.
“Pertamina hadir untuk mendukung upaya bersama dalam menjaga Hutan Lindung Sungai Wain. Kami berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, baik dari sisi operasional maupun keselamatan personel. Di balik upaya menjaga kawasan hutan, ada para petugas dan relawan yang bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga dukungan ini dapat membantu mereka menjalankan tugas dengan lebih aman dan optimal,” ujar Dodi.
Hutan Lindung Sungai Wain merupakan salah satu kawasan penting bagi Kota Balikpapan yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Karena itu, upaya perlindungannya membutuhkan kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak.
Kepala UPTD KPHL Balikpapan, Rini Handajani, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan petugas dan relawan di lapangan.
“Dukungan berupa peralatan operasional, perlengkapan keselamatan dan kesehatan, serta kebutuhan pendukung personel sangat berarti bagi petugas yang berada di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan atas kepedulian dan dukungan yang diberikan dalam kondisi tanggap darurat ini. Sinergi berbagai pihak sangat penting untuk bersama-sama menjaga Hutan Lindung Sungai Wain,” ungkap Rini.
Dukungan ini menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, khususnya dalam mendukung perlindungan lingkungan dan penguatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.
Melalui kolaborasi bersama pemerintah, pengelola kawasan, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan, Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam upaya menjaga lingkungan sekaligus mendukung keselamatan mereka yang bertugas di lapangan.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui dukungan terhadap perlindungan ekosistem, pengurangan risiko bencana, serta keselamatan dan kesehatan personel. Upaya ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 15 tentang Ekosistem Daratan, dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.(*)












Discussion about this post