TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Sembilan proyek infrastruktur dengan total pagu anggaran Rp25,4 miliar mendapat perhatian langsung Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md. Ia turun ke lapangan untuk memastikan pembangunan di Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Utara berjalan sesuai rencana, Rabu (7/10/2026).
Kilat memantau langsung kondisi pekerjaan sekaligus berdialog dengan konsultan, kontraktor dan instansi teknis. Pengawasan dilakukan untuk melihat progres pekerjaan, memastikan kesesuaian dengan spesifikasi dan kontrak, serta mengidentifikasi kendala yang muncul di lapangan.
Di Kecamatan Tanjung Palas, salah satu pekerjaan yang dipantau yakni peningkatan jalan dan penanganan longsoran Simpang Poros Salimbatu–Sei Urang dengan nilai sekitar Rp8,32 miliar.
Sedangkan di Kecamatan Tanjung Palas Utara, terdapat delapan pekerjaan yang masuk dalam agenda monitoring. Di antaranya semenisasi di tiga titik Desa Karang Agung, peningkatan Jalan Desa Kelubir lanjutan, peningkatan Jalan Liliana–Aspiragus Desa Karang Agung, serta peningkatan jalan dengan perkerasan aspal di Desa Pimping.
Pekerjaan lainnya meliputi penyelesaian Jalan Desa Kelubir–Desa Ruhui Rahayu lanjutan dan pembangunan jembatan/box culvert.
Jika dirinci, total pagu sembilan proyek tersebut mencapai Rp25.419.675.887.
Kilat menegaskan, pengawasan pembangunan tidak hanya ditujukan untuk mengejar penyelesaian pekerjaan. Mutu dan ketahanan infrastruktur harus menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Yang kita harapkan semua pekerjaan berjalan baik, sesuai kontrak, dan kualitasnya terjaga. Karena yang paling penting adalah manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Kilat, pembangunan infrastruktur yang berkualitas memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur yang baik juga diharapkan mampu mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, setiap kendala yang ditemukan selama pekerjaan berlangsung perlu segera dikoordinasikan dan dicarikan solusi bersama.
Pemkab Bulungan memastikan monitoring akan terus dilakukan hingga seluruh pekerjaan rampung. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pembangunan sekaligus memastikan anggaran yang dialokasikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(**)















Discussion about this post