Pemprov Gelar Tes Urine Massal, 500 ASN Jadi Sasaran

TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Kegiatan yang menyasar 500 ASN tersebut dilaksanakan di Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (19/10).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kaltara dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, sebagai bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika Tahun 2026.

Baca Juga

Kepala Bakesbangpol Kaltara, Jonilius, S.STP.,M.M menjelaskan pelaksanaan tes urine tersebut mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 100.3.3.1/259/2026 tentang Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika Tahun 2026.

Menurut Jonilius, kegiatan ini bertujuan Mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan ASN Pemprov Kaltara, Menguatkan integritas aparatur sebagai teladan masyarakat dan Mendukung RAD P4GN sebagai strategi daerah dalam pemberantasan narkotika.

“Tes urine ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini agar lingkungan kerja Pemprov Kaltara tetap sehat, aman, dan produktif serta bebas dari penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika, ” ujarnya.

Ia menambahkan, sasaran kegiatan meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Kaltara. Pelaksanaan tes urine dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 wita.

Kegiatan ini didukung Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara, Dinas Kesehatan Kaltara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, serta Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltara.

Jonilius berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan ASN untuk menjauhi narkotika serta memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, seluruh ASN semakin sadar akan bahaya narkotika dan bersama-sama menjaga lingkungan kerja yang sehat, berintegritas, dan profesional serta bebas dari narkoba, ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat, Integritas ASN adalah fondasi pelayanan publik pungkasnya. (dkisp).

Berita Lainnya

Next Post

Discussion about this post

error: Content is protected !!