TARAKAN, Fokusborneo.com – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi tujuan studi tiru Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait pelaksanaan Pajak Kendaraan di Atas Air (PKAA).
Kunjungan tersebut ditandai dengan kedatangan rombongan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Dr. Drs. Johni Asadoma, M.Hum., yang disambut langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di Gedung VIP Bandara Juwata Tarakan, Rabu (21/10).
Rombongan Pemprov NTT dijadwalkan berada di Kaltara selama empat hari. Selama kunjungan, rombongan akan mempelajari mekanisme pelaksanaan PKAA, mulai dari pendataan kendaraan di atas air, penetapan nilai jual kendaraan, hingga pengelolaan penerimaan pajak daerah.
Sebagai provinsi dengan wilayah perairan yang luas dan aktivitas transportasi air yang cukup tinggi, Kaltara memiliki pengalaman dalam pelaksanaan PKAA yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain.
Melalui studi tiru ini, Pemprov NTT diharapkan memperoleh referensi untuk mengkaji penerapan kebijakan serupa sesuai karakteristik wilayah dan kebutuhan daerahnya.
Selain aspek teknis pemungutan pajak, kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kedua pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman dalam mengelola pendapatan asli daerah (PAD), khususnya melalui pemanfaatan potensi sektor transportasi perairan.
Pertukaran pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai tata kelola pajak daerah serta mendukung pengembangan kebijakan yang sesuai dengan ketentuan dan kondisi masing-masing provinsi.
Melalui kunjungan ini, hubungan kerja sama antara Pemprov Kaltara dan Pemprov NTT diharapkan semakin kuat, terutama dalam berbagi pengalaman dan praktik pengelolaan pendapatan daerah. (dkisp)















Discussion about this post