JAKARTA, Fokusborneo.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan penguatan peran pemerintah desa dalam penyelenggaraan pendidikan.
Apresiasi itu disampaikan Plt Direktur Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI), Any Sayekti, S.H., M.A., yang juga menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Umum Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, saat menerima audiensi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari, S.H., di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengembangan program prioritas Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung, yakni PAUD Model STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pembentukan Desa Peduli Pendidikan.
PAUD Model STEM dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pendekatan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika. Program ini dinilai penting bagi Tana Tidung karena sekitar 70 persen satuan PAUD di daerah tersebut diselenggarakan oleh pemerintah desa.
Melalui inovasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat kualitas pembelajaran sejak usia dini, sekaligus mendorong satuan PAUD yang dikelola pemerintah desa agar terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik.
Program Desa Peduli Pendidikan juga diarahkan untuk memperkuat keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Inisiatif ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi dan dedikasi pemerintah desa dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Pengembangan kedua program tersebut diharapkan memperkuat pemerataan akses dan kualitas pendidikan, termasuk bagi masyarakat di wilayah pelosok Kabupaten Tana Tidung.
Dukungan terhadap program tersebut turut ditunjukkan Any Sayekti melalui kesediaannya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tana Tidung. Kunjungan itu direncanakan untuk melihat langsung implementasi PAUD Model STEM dan Desa Peduli Pendidikan di lapangan.
Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun, sekaligus memastikan fondasi pendidikan anak dibangun sejak usia dini dengan dukungan satuan pendidikan dan pemerintah desa.(**)















Discussion about this post