TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., menggelar rapat koordinasi pembahasan anggaran tahun 2027 bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tana Tidung, Selasa (27/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati tersebut membahas program-program prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dilaksanakan pada 2027, termasuk memastikan keberlanjutan program strategis di sektor pendidikan.
Ibrahim Ali menekankan pentingnya pengawalan terhadap program-program krusial agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkesinambungan. Ia berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama perangkat daerah terkait dapat menyusun perencanaan anggaran sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, program pendidikan perlu mendapat perhatian agar pelaksanaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tana Tidung.
Selain membahas anggaran pendidikan, Ibrahim Ali juga menyoroti pentingnya pelestarian Boloy Adat Tana Tidung sebagai bagian dari warisan budaya daerah.
Ia berharap Boloy Adat dapat dibuka untuk umum dan dikembangkan sebagai objek wisata budaya sekaligus menjadi lokasi pementasan kesenian tradisional. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan fungsi Boloy Adat sekaligus mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang melekat di dalamnya.
Pengembangan Boloy Adat sebagai destinasi wisata budaya juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, merawat, dan melestarikan tradisi lokal.
Melalui pembahasan anggaran 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mendorong agar program prioritas pendidikan tetap berjalan secara berkesinambungan, sejalan dengan upaya menjaga warisan budaya daerah.(**)















Discussion about this post