• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Kalimantan Harus Bertransisi ke Industri Hilirisasi

by Redaksi
21 Agustus 2019 20:25
in Daerah, Ekonomi, Fokus, Nasional
A A
Kalimantan Harus Bertransisi ke Industri Hilirisasi

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat berbincang dengan Menteri PPN/Ka Bappenas, Selasa (20/8). Poto : Humas Pemprov Kaltara

BALIKPAPAN – Pada 5 tahun kedepan, tepatnya pada masa pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Kalimantan harus sudah mulai menjadi satu kesatuan wilayah perekonomian dan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi hulu dan hilirisasi industri. Demikian disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengutip pernyataan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Ka Bappenas) Prof Bambang Brodjonegoro pada Konsultasi Regional Pulau Kalimantan Penyusunan Awal RPJMN 2020-2024 di ballroom Novotel Balikpapan, Selasa (20/8) pagi.

Terkait hal itu, Gubernur mengaku bahwa Menteri PPN/Ka Bappenas juga menyinggung soal pentingnya rencana pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan dan Mentarang. “Untuk memastikan bahwa semua rencana pembangunan tersebut berjalan baik maka ketersediaan infrastrukturnya juga harus terjamin. Dalam hal ini, jalan dan lainnya,” kata Gubernur.

Baca Juga

Deddy Sitorus Janji Perjuangan RUU Masyarakat Adat di Kabudaya

Pemprov Kaltara Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB dalam Pembinaan Masyarakat

Peringatan Hari Otda dan Kartini 2026, Momentum Kaltara Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan

Hadapi Era AI, Menaker Dorong Lulusan Kampus Kuasai Triple Readiness

Dengan kata lain, Kalimantan harus menjadi pulau yang mampu mengolah sumber daya alamnya sendiri. “Rencana pengembangan tersebut, sedianya sudah masuk kedalam rencana perekonomian Kalimantan. Contohnya, shelter alumina dibangun di KIPI Kaltara, sementara tambang bauksitnya di Kalbar,” urai Irianto.

Gubernur juga menyetujui harapan Menteri PPN/Ka Bappenas yang menginginkan agar kiblat industri aluminium harus dipindah dari Sumatera ke Kalimantan. “Tambangnya ada di Kalimantan, industrinya juga ada di Kalimantan maka harusnya hilirisasinya juga ada di Kalimantan. Jangan terbelenggu dengan aspek kewilayahan. Namun jadikan Kalimantan sebagai satu kesatuan wilayah perekonomian, guna mengoptimalkan ekonomi Indonesia,” ungkap Irianto.

Diingatkan pula mengenai pentingnya modal sumber daya manusia (SDM). “Dalam hal ini, kita berbicara soal kualitas bukan kuantitas. Didalam era industrialisasi, meski investornya berasal dari luar negeri, SDM Kalimantan harus mampu mengikuti irama tersebut. Jadi, harus ada perbaikan modal SDM secara serius,” beber Gubernur. Guna meningkatkan kualitas SDM tersebut, pemerintah di Kalimantan harus mengedepankan perbaikan pelayanan kesehatan dasar. Dalam hal ini, utamanya masalah kesehatan anak.

Transisi Kalimantan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dari mengandalkan sumber daya alam (SDA) menjadi industri hilirisasi, juga bertujuan untuk menerjemahkan 5 arahan Presiden Joko Widodo. Arahan itu disebut, sebagai Visi Indonesia. Visi pertama, pembangunan infrastruktur. “Penjabarannya, yakni menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan produksi rakyat, kawasan industri kecil, kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan pariwisata, kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak perikanan,” ujar Irianto.

Visi kedua, pembangunan SDM. Yakni dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, vokasi, membangun lembaga manajemen talenta Indonesia, dukungan bagi diaspora bertalenta tinggi, dan infrastruktur dasar untuk kesehatan dan produktivitas.

Visi ketiga, mendorong investasi. “Ini dijabarkan dengan mengundang investasi seluas-luasnya untuk membuka lapangan pekerjaan, memangkas perizinan, mencegah pungutan liar, dan hambatan investasi lainnya,” ulas Gubernur.

Visi keempat, reformasi birokrasi. Yang direalisasikan lewat reformasi struktural agar lembaga semakin sederhana, semakin simple, semakin lincah, mindset berubah, kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, dan efisiensi lembaga. “Visi terakhir, penggunaan APBN. Penjabarannya, yakni menjamin penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran, memastikan setiap rupiah dari APBN memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” urai Irianto.

Pada kesempatan tersebut, Menteri juga memaparkan 3 skenario pertumbuhan ekonomi 2020-2024. Skenario pertama, pertumbuhan ekonomi rata-rata 6,0 persen. Skenario kedua, pertumbuhan ekonomi hingga 5,7 persen dan skenario ketiga, pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,4 persen. Sementara tingkat kemiskinan, diprediksi antara 6,5 hingga 7,0 persen, Indeks Gini Ratio 0,370 hingga 0,374, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditaksir antara 4,0 hingga 4,6 dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diprediksi mencapai 75,54. “Dengan target tersebut, ada 7 agenda pembangunan yang akan dilakukan Pemerintah. Di antaranya, memperkuat ketahanan ekonomi untuk pembangunan yang berkualitas. Lalu mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, serta mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” tutup Irianto.(*/aii)

 

Tags: borneoFBFokusfokus BorneoHilirisasiIdustriKalimantanKaltaraPemprov KaltaraRPJMN

Berita Lainnya

Deddy Sitorus Janji Perjuangan RUU Masyarakat Adat di Kabudaya
Nasional

Deddy Sitorus Janji Perjuangan RUU Masyarakat Adat di Kabudaya

27 April 2026 16:15
Daerah

Pemprov Kaltara Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB dalam Pembinaan Masyarakat

27 April 2026 16:09
Daerah

Peringatan Hari Otda dan Kartini 2026, Momentum Kaltara Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan

27 April 2026 15:37
Nasional

Hadapi Era AI, Menaker Dorong Lulusan Kampus Kuasai Triple Readiness

27 April 2026 15:32
Sebut Narasi Chromebook Ferry Irwandi Sesat Pikir, Pengamat: Hukum Pidana Itu Fakta Sidang, Bukan Opini Medsos
Kriminal

Sebut Narasi Chromebook Ferry Irwandi Sesat Pikir, Pengamat: Hukum Pidana Itu Fakta Sidang, Bukan Opini Medsos

27 April 2026 15:03
Ribuan Warga Tarakan Padati Puncak KaShaFa 2026, Ustadz Das’ad Latif Beri Pesan Penyejuk
Ekonomi

Ribuan Warga Tarakan Padati Puncak KaShaFa 2026, Ustadz Das’ad Latif Beri Pesan Penyejuk

27 April 2026 10:45
Next Post
PKSN Nunukan, Jalan Lingkar dan Gas Kota Masuk Major Project

PKSN Nunukan, Jalan Lingkar dan Gas Kota Masuk Major Project

Pesona Kota Daegu Di Malam Hari

Pesona Kota Daegu Di Malam Hari

Blangko E-Ktp Kosong, Disdukcapil Tarakan Keluarkan Suket

Blangko E-Ktp Kosong, Disdukcapil Tarakan Keluarkan Suket

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Dinkes Tarakan Luruskan Informasi Flu Burung yang Viral di Media Sosial

    Dinkes Tarakan Luruskan Informasi Flu Burung yang Viral di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Bupati Dicatut di Medsos, Pemkab Tana Tidung Keluarkan Peringatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investor Qatar Lirik Kaltara, Peluang Besar Dorong Investasi Migas dan Infrastruktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menengok Harapan dari Kaltara Sharia Festival 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT ke-20, PAGOYA Tarakan Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Membangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Deddy Sitorus Janji Perjuangan RUU Masyarakat Adat di Kabudaya

Deddy Sitorus Janji Perjuangan RUU Masyarakat Adat di Kabudaya

27 April 2026 16:15

Pemprov Kaltara Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB dalam Pembinaan Masyarakat

27 April 2026 16:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP