• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Usia 52 Tahun Tak Menyurutkan Langkah Bang Ben Jadi Pemandu Gunung Rian

by Redaksi
27 Agustus 2021 21:07
in Daerah, Sosial Budaya
A A

Benyamin (Bang Ben), Pemandu pendaki Gunung Rian Kabupaten Tana Tidung

TANA TIDUNG – Fisik tergolong renta, Benyamin atau sapaan akrabnya Bang Ben tetap menolak disebut tua. Meski telah berusia 52 tahun lelaki yang juga sebagai ketua BPD Tideng Pale ini masih kuat naik turun Gunung Rian, Kabupaten Tana Tidung.

Saat ditemui media fokusborneo.com, Bang Ben menceritakan jadi pemandu pendakian Gunung Ria dilakoninya selain hobi juga sebagai sarana olah raga agar tubuh tetap sehat.

Baca Juga

Api Nyaris Merembet ke Permukiman, Kebakaran Lahan di Sesayap Berhasil Dipadamkan

Pemprov Dukung Pembentukan Kanwil Kementerian HAM Definitif di Kaltara

Audiensi BPJS Kesehatan, Gubernur Tegaskan Komitmen Perluas Akses Layanan Kesehatan

Target Akhir Juni Selesai, Pansus II DPRD Kaltara Kebut Bahas Raperda Perkebunan Berkelanjutan

Bang Ben, mengatakan menaklukkan Gunung Rian adalah impian sejak lama, dan akhirnya mengantarkan dia sebagai seorang pemandu dan dipercaya para penjelajah gunung dari berbagai kelas.

Awalnya, pada tahun 2013 Bang Ben memulai petualangannya mendaki di Gunung Rian, meski banyak yang menyangsikan kemampuannya karena tidak dibekali pengalaman. Namun Ia tak menyerah, bersama orang lokal Bang Ben perlahan belajar menjajal rute dan akhirnya sukses.

“Ya belajar menghafal rute dulu. Saya beri tanda setiap perjalanan, dan saat turun gunung berusaha mengingat tanda itu,” terangnya, Jumat (27/8/2021)

Dari coba-coba itu, akhirnya Ia dipercaya dan mendapatkan tamu naik gunung Rian, pernah sekali nyasar karena salah rute, meski begitu Ia tidak panik hanya bilang maaf kepada pendaki karena terlalu asyik mengobrol.

Bang Ben tidak memungkiri, mendaki membuat kesehatannya terjaga. Hal ini pula yang jadi alasannya tidak melepas pekerjaannya sebagai pemandu. Bicara gaya hidup, bang Ben mengaku perokok berat, lebih dari dua bungkus rokok bisa dia habiskan sehari.

Dia tidak bisa berhenti dari kebiasaan merokok. Meski begitu, ayah tiga anak bakal empat itu mengaku merasa seperti biasa saja tidak pernah merasakan masalah dengan paru-paru.

Bukan cuma itu, otot kaki, lutut, sampai persendian yang lain tak masalah. Tidak seperti orang tua kebanyakan yang mulai bermasalah di persendian akibat produksi minyak sendi mulai berkurang. Bang Ben tetap energik.

Pendakian di Gunung Rian hampir setiap hari dilakoni. Sembari mengangkut barang dengan berat antara 7-12 kg sampai puncak bukan penghalang langkahnya untuk terus berjalan.

“Mungkin karena banyak bergerak, jadi saya tetap sehat, mendaki ini kan olahraga. Hampir setiap hari saya mendaki. Hitung-hitung terapi paru-paru biar tetap sehat. Saya perokok berat, lho, tapi masih kuat, mudah-mudahan tetap kuat. Untuk sekarang rehat dulu karena pandemi, jadi jarang ada tamu yang naik (gunung),” ungkapnya kepada fokusborneo.com

Bang Ben menuturkan, kecintaanya sebagai pemandu bukan karena finansial. Awal jadi pemandu (2013) Ia dibayar Rp 500 ribu sampai puncak angka ini sudah cukup tinggi, tapi lebih dari itu Bang Ben sendiri sangat senang berpetualang dan ada rasa kepuasan sendiri ketika sampai puncak.

Bukan cuma alasan finansial, bang Ben mengaku senang berpetualang. Mendapatkan ketenangan di atas puncak sambil menikmati matahari terbit menjadi motivasinya.

Momen mengharukan sempat dia rasakan saat berada di puncak. “Saya sempat menangis kalau ada di atas (puncak), rasanya indah sekali. Selalu saya ucapkan syukur kepada Tuhan, saya diberikan kebahagiaan selama hidup, seperti tidak percaya dapat kesempatan itu dari atas walaupun saya sudah tua. Betul itu. Sampai saya menangis, teriak juga pernah saking terharunya,” kenangnya.

Pengalaman selama mendaki, Bang Ben mengaku udara dipuncak Rian sangat dingin, ada juga beberapa pendaki hampir terpeleset karena tidak mengikuti arahan, sementara kaki juga mulai lelah.

Bang Ben mulai dapat perhatian di kalangan komunitas pecinta alam. Namanya mulai disejajarkan dengan pemandu profesional setelah sempat mengawal pendaki yang rupanya bekerja di perusahaan penerbitan.

Pendakian saat ini tak seramai dulu, dan jumlah pemandu juga makin banyak. Ia menambahkan selama pandemi Covid-19 ini sepi pendaki. (her/Iik)

Tags: bang BenborneoFbFokusborneofokusborneoGunung RianKabupaten Tana TidungPemanduPendaki

Berita Lainnya

Api Nyaris Merembet ke Permukiman, Kebakaran Lahan di Sesayap Berhasil Dipadamkan
Daerah

Api Nyaris Merembet ke Permukiman, Kebakaran Lahan di Sesayap Berhasil Dipadamkan

9 Juni 2026 20:01
Daerah

Pemprov Dukung Pembentukan Kanwil Kementerian HAM Definitif di Kaltara

9 Juni 2026 19:36
Daerah

Audiensi BPJS Kesehatan, Gubernur Tegaskan Komitmen Perluas Akses Layanan Kesehatan

9 Juni 2026 17:09
Target Akhir Juni Selesai, Pansus II DPRD Kaltara Kebut Bahas Raperda Perkebunan Berkelanjutan
Daerah

Target Akhir Juni Selesai, Pansus II DPRD Kaltara Kebut Bahas Raperda Perkebunan Berkelanjutan

9 Juni 2026 16:17
Atasi Pipa Bocor di Gunung Slipi, PDAM Tarakan Bangun Jalur Baru Sistem HDD
Daerah

Atasi Pipa Bocor di Gunung Slipi, PDAM Tarakan Bangun Jalur Baru Sistem HDD

9 Juni 2026 16:01
Daerah

Sekprov Finalisasi Dashboard Executive, Perkuat Integrasi Data Pembangunan

9 Juni 2026 14:23
Next Post

Kabar Baik, Sebanyak 414 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Kongres ISEI XXI Digelar di Makassar Pekan Depan

Kongres ISEI XXI Digelar di Makassar Pekan Depan

Penyintas Covid-19 Harus Pertahankan Gaya Hidup Sehat

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami,  Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    BMKG Mutakhirkan Peringatan Dini Tsunami, Gempa M7,7 Mindanao Picu Status WASPADA di Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub dan Mabes TNI Sinkronkan Strategi Percepatan Pembangunan Perbatasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawal Unjuk Rasa, Kapolresta Bulungan Apresiasi Demo Berjalan Damai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Sinergi, Damkar Tana Tidung Latih Prajurit Yonif TP 922 Hadapi Kebakaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Spanduk Larangan di Pasar Beringin, ADO Kaltara Boikot Layanan Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Api Nyaris Merembet ke Permukiman, Kebakaran Lahan di Sesayap Berhasil Dipadamkan

Api Nyaris Merembet ke Permukiman, Kebakaran Lahan di Sesayap Berhasil Dipadamkan

9 Juni 2026 20:01

Pemprov Dukung Pembentukan Kanwil Kementerian HAM Definitif di Kaltara

9 Juni 2026 19:36
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP