TARAKAN – Mantan Bupati Nunukan 2 periode Abdul Hafid Achmad menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kalimantan Utara (Kaltara), tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem yang akan terbit Februari 2022 ini.
Sekretaris DPW Partai NasDem Kaltara Supa’ad Hadianto mengatakan SK penunjukan Abdul Hafid menjadi Ketua DPW Partai NasDem Kaltara, saat ini dalam proses melengkapi berkas administrasi. Diperkirakan, SK diterbitkan Februari 2022 ini.
“Setelah menyatakan kesiapannya dihadapan pak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, untuk proses administrasinya Insyakallah sebelum tanggal 15 Februari SK dari DPP akan keluar dan dilanjutkan Rakorwil DPW Partai NasDem Kaltara,” kata Supa’ad Hadianto saat diwawancarai Fokusborneo.com, Rabu (2/2/22).
Dijelaskan Supa’ad, bukan perkara mudah bisa merekrut Abdul Hafid bergabung dengan Partai NasDem. Sebab banyak Partai yang juga ingin merekrutnya.
“Untuk menjadikan Haji Hafid masuk ke NasDem bukan pekerjaan mudah dan sangat sulit. Kenapa ? Karena beliau banyak dilirik Partai yang lain. Hampir satu bulan saya melakukan pendekatan bersama Ketua DPD Partai NasDem Nunukan, akhirnya beliau mau bergabung,” ujar Supa’ad.
Bergabungnya Hafid ini, dikatakan Supa’ad membawa dampak dan potensi besar bagi Partai NasDem Kaltara. Apalagi Partai NasDem menargetkan menjadi pemenang pemilu 2024 di Kaltara.
“Di Kaltara ini Haji Hafid menjadi salah satu politisi paling senior dan paling banyak pengalaman. Beliau pernah jadi Bupati 2 periode, anaknya juga jadi Bupati 2 periode, anaknya juga menjadi Anggota DPD RI, menantu dan cucunya juga menjadi anggota DPRD serta istrinya juga menjadi Ketua DPRD Kabupaten Nunukan,” jelas Supa’ad.
Dikatakan Supa’ad, keberhasilan keluarga Abdul Hafid terjun di dunia politik, tidak terlepas dari sentuhannya selama ini. Potensi tersebut, yang akan coba digerakan untuk membesarkan Partai NasDem di Kaltara.
“Jangan dikeluarga besar pak Haji Hafid, dikeluarga besar partai besar di pusat juga banyak berbeda pilihan dimana anaknya, dimana bapaknya itu hal yang lumrah dan tidak perlu diperdebatkan. Kita lihat nanti di 2024 mudah-mudahan dipimpin pak Haji Hafid ini NasDem akan semakin eksis,” tutup Supa’ad.(Mt)












Discussion about this post