TIDENG PALE – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan peternak, pedagang dan masyarakat serta meningkatkan PAD kabupaten Tana Tidung diselenggarakan Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan UMKM Sarang Burung Walet, Senin (7/8/2023) pagi.
Dengan adanya Rapat Koordinasi ini, Bupati Kabupaten Tana Tidung Ibrahim Ali berharap khususnya Perumda dapat melakukan berbagai upaya-upaya untuk menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan dalam penjualan sarang burung walet, sehingga Perumda nantinya dapat menjadi salah satu tempat pemrosesan yang terdaftar di Tiongkok.
“Untuk memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan protokol RI-RRT, saya berharap pula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung dapat terus melakukan sosialisasi dan pendampingan dalam percepatan registrasi nomor kontrol veteriner (NKV) bagi rumah burung walet yang ada di Kabupaten Tana Tidung”, ungkapnya.
KTT memang memiliki potensi SDA yang sangat baik dalam pembudidayaan sarang burung walet yang berkualitas tinggi, bahkan KTT telah menyumbang ekspor sarang burung walet di Indonesia sejak 2015 hingga 2021 lebih dari 70 persen ke Hongkong dan Cina dengan nilai ekspor lebih dari 7 triliun rupiah.
“Pada tahun 2022 KTT berhasil mendapatkan dana alokasi untuk pembuatan unit usaha pencucian sarang burung walet dalam skala umkm dan di tahun yang sama Pemda KTT telah berhasil membentuk Perumda pencucian pengolahan sarang burung walet yang menjadi unit pencucian sarang burung walet agar dapat terus menjaga kualitas sarang burung walet yang ada di KTT,” sambungnya.
Selain itu, KTT juga memiliki potensi dalam penyediaan bahan baku sarang burung walet. Berdasarkan data tahun 2022, jumlah rumah burung walet mencapai 1.454 unit dengan kualitas sarang burung walet sangat baik dan rata-rata sarang berwarna putih beras, ini adalah daya jual daerah yang dimiliki Upun Taka.
“Saya juga berharap agar Perumda dan Asosiasi Peternak Pedagang Sarang Walet Indonesia (APPSWI) KTT dapat terus berkolaborasi dan bersinergi agar harga sarang burung walet dapat terus meningkat begitu juga dengan PAD KTT,” pungkasnya. (her/Iik)












Discussion about this post