TANJUNG SELOR – DPRD Provinsi Kalimantan Utara mendukung rencana Pemerintah Provinsi membentuk laboratorium untuk menguji sampel virus corona (COVID-19) di Kaltara. Keberadaan laboratorium ini, sangat dibutuhkan supaya hasil pemeriksaan spesimen pasien bisa cepat diperoleh tidak seperti sekarang harus menunggu lama.
“Itu saya dukung seribu seratus persen. Sebab masyarakat menginginkan hasil pemeriksaan bisa secepatnya diperoleh. Ini jangan main-main karena penyebaran virus corona (COVID-19) sangat cepat,†kata Ketua DPRD Provinsi Kaltara Norhayati Andris, Kamis (9/4/20).
Saat ini, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltara jumlahnya mencapai 16 orang terdiri dari 9 orang di Kota Tarakan, 4 orang di Kabupaten Nunukan dan 3 orang di Bulungan.
“Kita tidak minta-minta, itu akan ada lagi dibelakangnya nanti makanya perlunya laboratorium. Kita tidak ingin berlama-lama kejelasan saudara yang dicurigai terinfeksi COVID-19 mendapatkan hasil dan cepat diisolasi,†ujarnya.
Wabah virus dari Wuhan China ini, bukan musibah maupun aib sehingga perlu saling mendukung membantu mencegah penyebaran COVID-19 di Kaltara.
“Pemerintah Provinsi Kaltara harus mengambil tindakan nyata secepatnya, agar di Kaltara tidak banyak terkontaminasi. Artinya semakin cepat mengetahui hasil pemeriksaan pasien terindikasi positif corona, semakin cepat bisa ditanggulangi penyebarannya dengan melakukan karantina,†pungkasnya.
Upaya ini, agar masyarakat lainnya tidak terkena penularan COVID-19 dan tetap mematuhi himbauan Pemerintah untuk di rumah selama 14 hari. Masalah kesehatan masyarakat, harus diutamakan dibandingkan pembangunan infrastruktur.
“Kalau ini masalah kesehatan, kemanusiaan dan keselamatan, apa pun akan kita tempuh termasuk mendukung permohonan ke Pemerintah Pusat untuk membentuk laboratorium uji sampel virus corona di Kaltara. Sebab satu nyawa saja sangat berarti,†tutup politisi PDIP Perjuangan.(mt)














Discussion about this post