BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Balikpapan terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), salah satunya melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Manajemen Risiko Tingkat Menengah Angkatan X Tahun 2026.
Pelatihan yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi tersebut berlangsung pada 21–28 Oktober 2026 dengan metode pembelajaran jarak jauh (distance learning).
Kantah Balikpapan mengikutsertakan pegawainya, Ade Sunggoro, A.Md., dalam kegiatan tersebut. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman aparatur mengenai pengelolaan risiko dalam pelaksanaan tugas dan pencapaian tujuan organisasi.
Pada Senin (26/10/2026), materi yang dipelajari berfokus pada prinsip dan kerangka kerja manajemen risiko. Pembahasan mencakup pentingnya mengenali, menganalisis, dan mengelola berbagai potensi risiko yang dapat menghambat kinerja organisasi.
Manajemen risiko tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi perlu terintegrasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan pendekatan tersebut, potensi kendala diharapkan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah penanganan dapat disiapkan secara tepat.
Materi pelatihan juga menekankan delapan prinsip manajemen risiko, yakni terintegrasi, terstruktur dan menyeluruh, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, melibatkan pihak terkait, dinamis, menggunakan informasi terbaik yang tersedia, memperhatikan faktor manusia dan budaya kerja, serta melakukan perbaikan berkelanjutan.
Penerapan prinsip-prinsip tersebut membutuhkan komitmen pimpinan, perencanaan yang sesuai dengan kondisi organisasi, keterlibatan seluruh pihak, serta evaluasi dan tindak lanjut secara berkala.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko, menggunakan informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan, serta menyesuaikan pengelolaan risiko dengan perubahan kondisi dan kebijakan.
Keikutsertaan Ade Sunggoro menjadi bagian dari upaya Kantah Balikpapan meningkatkan kapasitas pegawai dalam mendukung tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan turut menunjang pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.(**)















Discussion about this post