• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Gubernur Sambut Baik Kaltim jadi IKN

Pemindahan IKN ke Kaltim, Berdampak Positif ke Kaltara

by Redaksi
27 Agustus 2019 13:21
in Daerah, Ekonomi, Fokus, Nasional, Politik, Sosial Budaya
A A
Gubernur Sambut Baik Kaltim jadi IKN

PEMINDAHAN IKN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat menghadiri konsultasi regional penyusunan rancangan awal RPJMN 2020-2024 untuk wilayah Kalimantan di Balikpapan, baru-baru ini. Foto : Humas Pemprov Kaltara

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dipilih sebagai ibukota negara (IKN) Indonesia yang baru. Pengumuman tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (26/8). Hal tersebut mendapat sambutan hangat dan baik dari provinsi tetangga, utamanya Kalimantan Utara (Kaltara).

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, sejatinya provinsi manapun yang terpilih sebagai IKN baru, selama berada di Kalimantan akan sangat berdampak pada pembangunan Kalimantan, khususnya Kaltara.

Baca Juga

Syamsuddin Arfah: Musrenbang Tematik Kaltara Harus Hasilkan Program Riil, Bukan Sekadar Formalitas

Koordinasi Pemetaan Distribusi LPG 3 Kg untuk Wilayah Belum Terjangkau Jaringan Gas Alam

Musyawarah Persiapan Takbir Keliling Gabungan Juata Permai – Juata Krikil

Safari Ramadan di Desa Sengkong, Bupati Tana Tidung Paparkan Capaian Pembangunan

“Secara historis, tentunya saya memang mendukung Kaltim sebagai IKN baru. Karena, Kaltara merupakan hasil pemekaran Kaltim,” kata Gubernur. Lokasi ibu kota baru yang paling ideal, menurut Presiden adalah di bagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanaegara Provinsi Kaltim.

Banyak dampak positif akan diperoleh dari penempatan IKN baru di Kaltim. “Sesuai hasil analisis model CGE (Computable General Equilibrium) IndoTERM yang digunakan Kementerian PPN/Bappenas dan telah dipaparkan Menteri PPN/Ka Bappenas Prof Bambang Brodjonegoro saat konsultasi regional RPJMN 2020-2024 di Balikpapan, banyak dampak ekonomi pemindahan IKN ke Kalimantan, khususnya Kaltim,” jelas Irianto.

Irianto menuturkan, salah satu dampak ekonominya adalah estimasi peningkatan real GDP (Gross Domestik Product) Nasional sebesar 0,1 hingga 0,2 persen. Lalu penurunan kesenjangan antar kelompok pendapatan, dimana terjadi  kenaikan price of capital sebesar 0,23 persen dan kenaikan price of labour sebesar 1,37 persen. “Investasi  pembangunan IKN baru juga akan memberikan efek pengganda terhadap perekonomian nasional. Dalam artian, output multiplier mencapai 2,3 dan employment multiplier 2,9,” urai Gubernur.

Disamping itu, pemindahan IKN ke Kaltim, juga akan mendorong penurunan kesenjangan antar wilayah. Ini, lantaran akan mendorong terjadinya perdagangan antar wilayah, utamanya perdagangan antara Pulau Jawa dengan wilayah di luar Pulau Jawa serta antar wilayah di luar Pulau Jawa. Selain itu, juga akan mendorong investasi terutama di provinsi IKN baru dan provinsi sekitarnya.

“Pemindahan IKN juga akan mendorong diversifikasi ekonomi, sehingga tercipta dorongan nilai tambah ekonomi pada sektor non-tradisional di provinsi yang ketempatan IKN, juga provinsi sekitarnya,” ucap Irianto. Dampak lainnya, adalah akan meningkatkan output beberapa sektor non-tradisional, terutama sektor jasa.

Sebelumnya, pada konsultasi regional penyusunan rancangan awal RPJMN 2020-2024 untuk wilayah Kalimantan, dalam paparannya, Menteri PPN/Ka Bappenas Prof Bambang Brodjonegoro menyampaikan rancangan zonasi dan tahapan pembangunan dari mega rencana Pemerintah Indonesia itu.

Disebutkan Prof Bambang, tahap pembangunan IKN baru dimulai pada 2021 hingga 2045. Rincinya, pada tahap I mulai 2021 hingga 2024, kegiatan akan diprioritaskan pada pembangunan istana Presiden dan Wakil Presiden, kantor lembaga negara (eksekutif, legislatif, dan yudikatif). Lalu taman budaya dan botanical garden.

Selanjutnya, tahap II dimulai pada 2025 hingga 2029. Di tahapan ini, akan dibangun perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Juga dibangun diplomatic compound, fasilitas pendidikan dan kesehatan, universitas termasuk science and techno park, high tech and clean industries, R&D center, MICE/convention center, sport center, museum, shopping mall dan pangkalan militer.

“Pada 2030 hingga 2045, tahapan pembangunannya diprioritaskan pada pembangunan national park, konservasi orangutan, klaster permukiman non-ASN, kawasan metropolitan dan wilayah pengembangan terkait dengan wilayah provinsi sekitarnya,” papar Prof Bambang.

Untuk luasan lahan yang dibutuhkan, kawasan inti pusat pemerintahan sekurang-kurangnya akan membutuhkan lahan seluas 2 ribu hektare. Juga ada kawasan IKN sekitar 40 ribu hektare, kawasan perluasan IKN 1 sekitar 200 ribu hektare, dan kawasan perluasan IKN 2 lebih dari 200 ribu hektare.

“Yang jelas, IKN yang baru adalah kawasan ibukota negara yang bercirikan modernisasi namun memiliki standar yang lebih baik dari sebelumnya. DKI Jakarta sendiri, saat ini daya dukung lingkungannya sudah sangat tidak memadai. Bahkan, dari pengukuran yang dilakukan lembaga riset ternama, daratan Jakarta sudah mengalami kemiringan hingga 5 sentimeter per tahun,” urai Prof Bambang.

“Salah satu penyebab kemiringan itu, adalah banyak eksploitasi air tanah. Padahal, sebuah ibukota negara yang ideal, air bersih diperoleh dari sumber yang baik dan berkelanjutan. Salah satunya sungai,” timpal Prof Bambang.

Dampak lain dari semakin menurunnya daratan Jakarta, adalah seringnya terjadi banjir rob di beberapa wilayah.(*/iik)

Tags: BalikpapanFokusfokus Borneoibu kota negaraKalimantan TimurKementrin BappenasKutai KartanegaraPemindahanPemprov KaltaraPenajamRegional

Berita Lainnya

Syamsuddin Arfah: Musrenbang Tematik Kaltara Harus Hasilkan Program Riil, Bukan Sekadar Formalitas
Parlemen

Syamsuddin Arfah: Musrenbang Tematik Kaltara Harus Hasilkan Program Riil, Bukan Sekadar Formalitas

10 Maret 2026 11:23
Daerah

Koordinasi Pemetaan Distribusi LPG 3 Kg untuk Wilayah Belum Terjangkau Jaringan Gas Alam

10 Maret 2026 10:45
Daerah

Musyawarah Persiapan Takbir Keliling Gabungan Juata Permai – Juata Krikil

10 Maret 2026 10:38
Fokus

Safari Ramadan di Desa Sengkong, Bupati Tana Tidung Paparkan Capaian Pembangunan

10 Maret 2026 09:08
Daerah

Kadin Kaltara Mulai Persiapkan Mukab Kadin Tana Tidung, Ditargetkan April 2026

10 Maret 2026 07:54
Ekonomi

CIMB Niaga dan IIJ Luncurkan Fellowship Keberlanjutan bagi Jurnalis Indonesia

9 Maret 2026 22:10
Next Post
744 Guru Kaltara Sudah Tersertifikasi

744 Guru Kaltara Sudah Tersertifikasi

BNPB : Persamaan Persepsi, Permudah Penanggulangan Bencana

BNPB : Persamaan Persepsi, Permudah Penanggulangan Bencana

Sembilan Potensi Bencana Ada di Tarakan

Sembilan Potensi Bencana Ada di Tarakan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN Tunggu Regulasi, Bupati Siapkan Perhatian untuk Petugas Kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cuti Bersama Ikuti Edaran Kemendagri, Pelayanan Publik Tetap Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JOB Simenggaris dan Pemkab Nunukan Perkuat Kolaborasi Energi dalam Safari Ramadhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek, Kapolres Tarakan Tekanan Penyelesaian Kasus Secara Tuntas dan Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Syamsuddin Arfah: Musrenbang Tematik Kaltara Harus Hasilkan Program Riil, Bukan Sekadar Formalitas

Syamsuddin Arfah: Musrenbang Tematik Kaltara Harus Hasilkan Program Riil, Bukan Sekadar Formalitas

10 Maret 2026 11:23

Koordinasi Pemetaan Distribusi LPG 3 Kg untuk Wilayah Belum Terjangkau Jaringan Gas Alam

10 Maret 2026 10:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP