TARAKAN – Komunitas Tidung Borneo, membagikan ratusan paket sembako kepada nelayan di Kota Tarakan. Sejak merebaknya virus corona (COVID-19), membuat nelayan tidak lagi melaut.
Paket sembako yang dibeli dari sumbangan para donatur ini, diberikan kepada nelayan di daerah Mamburungan, Selumit, Karang Anyar Pantai dan Juata Korpri. Bantuan tersebut, diharapkan bisa sedikit meringankan beban para nelayan.
“Dampak virus corona, banyak nelayan di Kota Tarakan tidak lagi melaut. Sebab ikan hasil tangkapan melaut, tidak laku dijual karena sepinya pembeli sehingga penghasilannya gak cukup untuk ongkos kembali melaut,†kata Ketua Komunitas Tidung Borneo Mariyam, Sabtu (11/4/20).

Kondisi ini, mengakibatkan keluarga nelayan kesulitan memenuhi kehidupan sehari-hari. Keluhan tersebut, menggerakkan Komunitas Tidung Borneo untuk mengumpulkan donasi guna membantu kesulitan nelayan.
“Bersama dengan komunitas Tidung Borneo, kami melakukan inisiatif spontan mengumpulkan dana dari kantong pribadi kami. Dana terkumpul kami belikan beras, untuk meringankan beban saudara kami yang terdampak kesulitan ekonomi,†ujarnya.
Penerima bantuan ini, kebanyakan merupakan pekerja informal seperti nelayan kecil, buruh, tukang, lansia, janda, yatim piatu sampai orang kebutuhan khusus.
“Alhamdullilah, hanya dalam waktu seminggu donasi terkumpul dari sumbangan banyak donatur yang tak ingin disebut namanya para hamba Allah. Prinsip mereka, tangan kanan memberi tangan kiri jangan tahu,†terangnya.

Gagasan spontan ini, masih akan terus berlanjut untuk pembagian beras tahap kedua. Komunitas Tidung Borneo, menerima donasi bagi masyarakat mampu yang ingin menyumbang para nelayan di Kota Tarakan.
“Bagi rekan-rekan yang memiliki rezeki lebih berapa pun jumlahnya, bisa kontak panitia Komunitas Tidung Borneo bila berminat menyalurkan donasi. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada semua donatur dan panitia Tidung Borneo, yang menyisihkan waktu dan tenaga meringankan beban sesama. Semoga diberi rezeki lebih lagi dan berkah,†tutup Mariyam.(mt)














Discussion about this post