Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Sep 2020

Damkar dan Rescue Tarakan Evakuasi Tawon Ndas Kuning di Rumah Warga


					Personil Damkar dan Penyelamatan Tarakan Evakuasi Tawon Ndas Kuning di Rumah Warga. Foto: Istimewa/Damkar Tarakan Perbesar

Personil Damkar dan Penyelamatan Tarakan Evakuasi Tawon Ndas Kuning di Rumah Warga. Foto: Istimewa/Damkar Tarakan

TARAKAN – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan PMK kembali evakuasi tawon ndas kuning di salah satu rumah warga di RT 02 Jalan Juata Kerikil Gunung Tembak, Minggu (12/9/2020).

Kasi PMK dan Penyelamatan Tarakan, Irwan mengatakan, PMK mendapatkan laporan dari salah satu warga atas nama Riyadi (anggota Kodim 0907/Tarakan).

“Pada Minggu sekitar pukul 20.00 Wita kami mendapatkan laporan dari bapak Riyadi bahwa ada sarang tawon di teras rumahnya,” katanya.

width"400"
width"400"
width"400"

Setelah mendapatkan laporan tersebut personil fire rescue mempersiapkan peralatan dan 7 orang dengan membawa armada komando fire rescue menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sarang tawon.

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

“Evakuasi berjalan selama kurang lebih 30 menit, diketahui tawon tersebut merupakan tawon ndas kuning Atau bahasa latinnya tawon Vespa affinis,” ujarnya.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Sarang tersebut berada di luar plafon dan di dalam plafon teras rumah, karena berada didalam plafon maka sedikit menyulitkan tim untuk evakuasi tawon dan sangat berhati – hati.

width"400"
width"400"

Lebih lanjut, Ia menuturkan Vespa affinis disebut juga lesser banded hornet oleh para ilmuwan, karena perutnya ada lingkaran kuning hitam, nama lokalnya adalah tawon ndas.

width"200"
width"300"

Tawon ini umum ada di kawasan tropis dan subtropis Asia, dari Sri Lanka, Hong Kong, Taiwan, Indonesia sampai Filipina. Ada 11 subspesies, yang di Indonesia ada Vespa affinis indosinensis dan Vespa affinis moluccana.

width"400"
width"400"

Ratunya berukuran 3 cm, pejantannya 2,6 cm dan pekerjanya berukuran 2,2-2,5 cm. Saat ratu tawon membuat koloni baru, akan terbentuk sarang baru untuk menampung larva.

width"400"
width"400"

“Satu koloni bisa lebih dari satu ratu sehingga terus bertambah. Sarang mereka berbentuk oval seperti buah menggantung. Aslinya, tawon ini punya habitat di hutan dataran rendah,” tuturnya.

width"400"
width"400"

Namun hutan makin berkurang karena pembangunan oleh manusia. Akibatnya tawon Vespa membuat sarang di atap rumah-rumah dan hidup terlalu dekat dengan manusia sehingga resiko disengat pun menjadi meningkat. Karena hewan sosial, tawon Vespa juga bisa menyerang berkelompok.

“Sarangnya banyak di bangunan permukiman. Penyebabnya, habitat aslinya hutan dataran rendah terus berkurang karena pembangunan,” sambungnya.

Kemampuan bertahan dengan berbagai jenis makanan memungkinkan tawon Vespa bisa memiliki habitat baru membuat sarang di bangunan-bangunan.

PMK juga mengimbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kelestarian hutan dan kebersihan lingkungan serta selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. (wic/Iik)

Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan Bawa 15 Investor Kazakhstan Jajaki Investasi di IKN

29 Agustus 2025 - 19:00

Pegadaian Mengajar Area Tarakan: Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan hingga Pelabuhan dan Sekolah

29 Agustus 2025 - 18:38

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Trending di Daerah