Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Okt 2020

Lagi, Damkar Tarakan Musnahkan Tawon Ndas Kuning di Rumah Warga


					Tim Damkar dan Penyelamatan Tarakan Musnahkan Tawon Ndas Kuning Jenis Tropica Dengan Cara Pengasapan dan Dibakar di Salah Satu Rumah Warga. Foto:Istimewa/Damkar Perbesar

Tim Damkar dan Penyelamatan Tarakan Musnahkan Tawon Ndas Kuning Jenis Tropica Dengan Cara Pengasapan dan Dibakar di Salah Satu Rumah Warga. Foto:Istimewa/Damkar

TARAKAN – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tarakan mendapatkan dua laporan sekaligus dari warga untuk evakuasi tawon ndas kuning atau Vespa Affinis, satu diarea kerja perusahaan dan satu di pemukiman warga, Rabu (7/10/2020).

Kasi PMK dan Penyelamatan Tarakan, Irwan menjelaskan, laporan pertama dari PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan Field sekitar pukul 15.15 Wita bahwa ada sarang tawon diatas tiang bangunan dalam area kerja perkantoran.

“Tim langsung meluncur sebanyak 7 personil, karena posisi sarang berada diatas, petugas menggunakan armada skylift (Grace). Tidak butuh waktu lama sekitar 10 menit evakuasi tawon berjalan lancar,” jelasnya.

width"400"
width"400"
width"400"

Diketahui sarang tawon yang dievakuasi adalah jenis tawon ndas kuning (Vespa Affinis) tawon kemudian dilepas jauh kedalam hutan kota pantai amal.

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Setelah tugas selesai, laporan kedua masuk sekitar pukul 16.30 Wita melalui call center 112 ada sarang tawon di salah satu rumah milik H Thamrin RT 5 Beringin III Selumit Pantai.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

“Setelah identifikasi di lapangan diketahui tawon ndas ini berbeda dengan sebelumnya yakni jenis Tropica,” ungkapnya.

width"400"
width"400"

Karena lokasi yang sulit berada diujung belakang rumah dan berada diatas perairan laut, tim fire rescue langsung memusnahkan sarang tawon dengan cara dibakar.

width"200"
width"300"

“Pemusnahan dilakukan sekitar pukul 18.00 – 19.30 Wita, kita lakukan metode pengasapan dan pembakaran, ini dilakukan untuk mengurangi resiko keselamatan personil karena lokasi sangat sulit dan berbahaya,” tuturnya.

width"400"
width"400"

Setelah selesai dibakar, tim kemudian lakukan pengerukan atau pengupasan sisa sarang yang tertinggal agar tawon tidak kembali lagi.

width"400"
width"400"

Irwan menambahkan, tawon ndas kuning jenis Tropica ini lebih berbahaya dibandingkan dengan tawon ndas kuning jenis Vespa Affinis. (wic/Iik)

width"400"
width"400"
Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Satuan Brimob Polda Kaltim Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 22:49

Tanggap Cepat, Brimob Samarinda Amankan TKP Kebakaran di Lok Bahu

29 Agustus 2025 - 22:20

Brimob Berau dan Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang di Sungai Kelay

29 Agustus 2025 - 21:55

Polda Kalimantan Utara Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama Untuk Pengemudi Ojol Almarhum Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 21:25

Menteri PPPA: Perempuan dan Anak Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

29 Agustus 2025 - 20:35

80 Tahun Indonesia Merdeka, 80 Aksi Nyata Dari Bazma Untuk Pelajar Kota Balikpapan

29 Agustus 2025 - 20:10

Trending di Daerah