Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Jan 2021

VAKSIN SERENTAK !!! Gubernur : Kita Ikhtiarkan Menang Lawan Covid


					Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menyerahkan dokumen kartu vaksin, kepada Danrem 092/Maharajalila di Puskesmas Tanjung Selor, Kamis (14/1/2021). Foto : Humas Prov Kaltara
 Perbesar

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menyerahkan dokumen kartu vaksin, kepada Danrem 092/Maharajalila di Puskesmas Tanjung Selor, Kamis (14/1/2021). Foto : Humas Prov Kaltara

TANJUNG SELOR – Vaksinasi digelar serentak se-Indonesia pada hari ini (14/1/2021). Di Kaltara, vaksinasi yang pada tahap 1 menyasar tenaga kesehatan ini dimulai pagi tadi di dua daerah, Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan. Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menyaksikan langsung vaksinasi serentak tersebut di Puskesmas Tanjung Selor.

Kick off vaksinasi serentak ini diawali oleh sejumlah tokoh Forkompimda di lingkup Provinsi Kalimantan Utara dan Forkompimda Bulungan. “Ada 20 orang tokoh masyarakat dan forkompimda baik Bulungan maupun lingkup Provinsi Kalimantan Utara. Dan juga akan diikuti oleh 39 tenaga kesehatan yang telah teregistrasi,”kata Irianto.

Dimulainya vaksin serentak ini,  kata Irianto merupakan ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah, guna meminimalisir penyebaran Covid-19. “Kita harus berikhtiar untuk menang melawan Covid, salah satunya vaksin. Tapi perlu diingat, vaksin tidak menjadi jaminan. Kita harus disiplin menaati protokol kesehatan (prokes) secara ketat,” tegas Gubernur. 

width"400"
width"400"
width"400"

Karena itu, masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin. Penyampaian informasi juga perlu disampaikan secara jelas, agar warga bisa paham mengenai fungsi vaksin. “Jangan sampai kita menyebarkan informasi yang menimbulkan kegelisahan di masyarakat,”kata Irianto. Adapun sejumlah tokoh Forkompimda yang divaksin meliputi, Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Komandan Korem 092/Maharajalila, Wakapolda Kalimantan Utara beserta tokoh masyarakat lainnya. 

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Adapun tahapan yang menjadi standar operasional prosedur (SOP) sebelum pemberian vaksin meliputi : yang pertama, adalah registrasi atau pendataan calon penerima vaksin. Jika dia nakes, kata Agus, akan disesuaikan dengan data SDM Nakes (Sistem Informasi SDN Kesehatan). 

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Yang kedua adalah, skrining kesehatan calon penerima vaksin. Di sini, penerima vaksin akan diperiksa tekanan darahnya, dan juga proses wawancara riwayat penyakit. “Tahap ini adalah penentu apakah penerima vaksin memenuhi syarat divaksin atau tidak,”jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Agus Suwandy. 

width"400"
width"400"

Jika memenuhi syarat, tahap berikutnya adalah pemberian vaksin. Setelah diberikan vaksin, penerima akan dilakukan pencatatan pelaporan oleh petugas. “Setelah itu penerima vaksin dapat menunggu beberapa menit terbitnya kartu vaksinasi sebagai bukti telah menerima vaksin dari petugas,”tuntas Agus.(humas)

width"200"
width"300"
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan Bawa 15 Investor Kazakhstan Jajaki Investasi di IKN

29 Agustus 2025 - 19:00

Pegadaian Mengajar Area Tarakan: Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan hingga Pelabuhan dan Sekolah

29 Agustus 2025 - 18:38

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Trending di Daerah