Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 30 Jan 2021 07:59 WITA ·

Tidak Dianggarkan di APBD Tarakan, Penyelesaian Jalan Depan Yonif 613/Raja Alam Tambah Lama


Kondisi Jalan depan Markas Komando Batalyon Infanteri 613/Raja Alam Kota Tarakan, Sabtu (30/1). Foto : Fokusborneo.com Perbesar

Kondisi Jalan depan Markas Komando Batalyon Infanteri 613/Raja Alam Kota Tarakan, Sabtu (30/1). Foto : Fokusborneo.com

TARAKAN – Masyarakat Kota Tarakan yang tinggal di wilayah Kecamatan Tarakan Utara maupun di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, harus bersabar lebih lama untuk bisa menikmatin jalanan bagus di depan Markas Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam untuk menuju Kota maupun sebaliknya. Sebab pemerintah Kota Tarakan tidak menganggarkan perbaikan jalan depan Yonif 613/Raja Alam di APBD 2021.

Kondisi tersebut, sangat disayangkan Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Kalimantan Utara Supa’ad Hadianto. Jalan yang banyak dilalui masyarakat ini, pembangunannya tidak diselesaikan sampai selesai sama pemkot Tarakan.
“Jalan 613 secara fisik sangat parah, karena memang lubangnya dalam banget. Kemudian struktur jalannya, juga bergelombang sehingga bisa menimbulkan kecelakaan kalau itu tidak cepat ditangani. Hasil komunikasi dengan Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kota Tarakan, bahwa di Tahun 2021 itu juga tidak ada anggarannya,” kata Supa’ad Hadianto kepada Fokusborneo.com, Sabtu (30/1/21).

Supa’ad menjelasan seharusnya anggaran perbaikan drainase diparalel dengan perbaikan jalan. Sehingga pekerjaannya tidak sepotong-sepotong seperti sekarang.

“Drainase diperbaiki tetapi jalan tidak dianggarkan, ini kan suatu sistem penganggaran yang tidak logis menurut saya. Jalan itu status jalan Kota, seharusnya antara drainase dan jalanan bersamaan dianggarkan sehingga drainase tuntas jalanpun bisa tuntas,” ujar politisi Nasdem.

Menurut Supa’ad, melewati jalan depan Yonif 613/Raja Alam sekarang ini seperti Tarakah tahun 80 an bergelombang dan berlubang serta rawan kecelakaan. Banyak keluhan masyarakat disampaikan sejak 1 tahun lalu, tetapi hanya dianggarkan perbaikan drainase, sedangkan jalan tidak ada.

“Saya berharap ya kalau memang nanti di tahun 2021 di APBD murni tidak dianggarkan, harusnya dianggarkan di APBD perubahan supaya bisa tertangani. Kalau itu lambat ditangani dalam tahun ini, bisa menimbulkan dampak yang luar biasa terutama keselamatan pengguna jalan itu berkali-kali saya sudah bicara,” beber Supa’ad juga Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kaltara.

Lebih lanjut Supa’ad menjelaskan, minimal perbaikan jalan sampai agregat atau diratakan,  sehingga lubang-lubang bisa tertutup. Sebab  drainase sudah bagus.

“Kita akan mencoba jalan 613 dibangun lewat APBD Provinsi, bagaimana polanya
kita perlu konsultasi dengan aparatur yang lain BPK dan Inspektorat kalau memang bisa dianggarkan oleh Provinsi mekanismenya seperti apa kalau dari Kota Tarakan tidak bisa menganggarkan supaya tidak salah dari sisi aturan. Karena status jalannya adalah status Jalan Kota,” jelas Supa’ad.

Supa’ad menambahkan, supaya pembangunan jalan depan Mako Yonif  613/Raja Alam tidak terkatung-kantung. Sebagai pemangku kepentingan dan pengambil keputusan serta kebijakan ditingkat Kaltara maupun di Kota Tarakan, diharapkan bisa bersama-sama berpikir menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

“Jangan sampai pembangunan jalan ini cenderung ada pembiaran. Seharusnya pemerintah bisa secepatnya melakukan perbaikan-perbaikan itu. Apalagi ini jalanan banyak dilalui masyarakat,” tutup Supa’ad.(wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 418 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jika Ada 5000 Hektar Tanaman Singkong, Gubernur Kaltara Siap Bangun Pabrik Tapioka

27 September 2022 - 10:50 WITA

Tanah Longsor di Jalan Anggrek, Ibu dan 3 Anak Nyaris Jadi Korban 

26 September 2022 - 17:46 WITA

Presiden: Ekonomi Digital Pesat, _Startup_ Indonesia Punya Banyak Peluang

26 September 2022 - 17:34 WITA

Tanggapi Dugaan Kasus Suap dan Korupsi, Presiden: Semua Sama di Mata Hukum

26 September 2022 - 17:22 WITA

Lantik 39 Pejabat, Gubernur Titip Tiga Hal

26 September 2022 - 17:16 WITA

Pimpin Sertijab Pejabat Kodam, Pangdam VI/Mlw : Sertijab Bagian Dari Tour Of Duty dan Tour Of Area

26 September 2022 - 13:51 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!