TARAKAN – Petugas Pemadam dan Penyelamatan Kota Tarakan kembali mengamankan ular dari salah satu rumah warga, Rabu (23/2/21) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Ular jenis phyton kembang yang berhasil diamankan, selanjutnya dilepas kembali di hutan lindung Gunung Selatan.
Kasi PMK dan Penyelamatan Tarakan, Irwan mengatakan mendapat laporan dari warga, tim fire rescue Kota Tarakan langsung menuju lokasi di rumah Sugeryadi yang beralamt di Jalan Pulau Antasari RT. 9 No. 78 Kelurahan Gunung Lingkas.
Setelah melakukan identifikasi, ular berjenis phyton kembang berhasil dievakuasi dari atas rumah bagian dalam.



“Menurut cerita bapak Sugeryadi pada saat anaknya ingin ke toilet, begitu buka pintu toilet melihat ada ular tepat di atas gelagar atap toilet. Spontan putra nya berteriak memanggil bapaknya dan segera menghubungi dan meminta tolong untuk mengevakuasi ular tersebut,” ujar Irwan.





Ular phyton yang berhasil dievakuasi dari rumah Sugeryadi, memiliki ukuran panjang 3 meter dengan diameter 10 centimeter dan berat 20 Kilogram.




“Ulang berhasil diamankan langsung dilepaskan kembali ke hutan lindung Gunung Selatan dengan aman dan selamat baik dari petugas maupun penghuni rumah,” bebernya.


Sementara itu selama 2021 ini, petugas Pemadam dan penyelamatan Kota Tarakan telah melakukan evakuasi non kebakaran sebanyak 21 kali terdiri dari evakuasi ular berbisa 5 kali, lar tidak berbisa 7 kali, biawak 2 kali, lebah madu 5 kali dan tawon 3 kali.



“Kami kepada masyarakat Kota Tarakan agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan selalu meningkatkan kewaspadaan disekitar perkarangan rumah. Aelalu waspada dari bahaya dari ancaman hewan liar maupun bahaya kebakaran,” tutupnya. (mt)

