Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 24 Mar 2021 16:09 WITA ·

Jelang PTM, Ratusan Guru di Tana Tidung Disuntik Vaksin Covid-19


Guru dan tenaga pendidik Kabupaten Tana Tidung mengikuti vaksinasi Covid 19 di Aula SD 001 Limbu Sedulun.Foto: Fokusborneo Perbesar

Guru dan tenaga pendidik Kabupaten Tana Tidung mengikuti vaksinasi Covid 19 di Aula SD 001 Limbu Sedulun.Foto: Fokusborneo

TANA TIDUNG – Ratusan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan di wilayah Kabupaten Tana Tidung, disuntik Vaksin Covid-19 Senovac, di Aula SD 001 Limbu Sedulun, Rabu (24/3/2021).

Suntik vaksin massal khusus guru ini dilakukan dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah KTT. Dan ini salah satu syarat belajar tatap muka di sekolah bisa dibuka.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes KTT, Hamka mengatakan, seluruh guru di KTT memang di dorong untuk ambil bagian dalam vaksinasi massal ini. Sehingga syarat menggelar belajar tatap muka di sekolah bisa terpenuhi.

“Tenaga kependidikan kita, dari TK, SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, itu semuanya kita sarankan vaksinasi. Sebab, syarat menggelar (sekolah) tatap muka, salah satunya kan gurunya harus sudah divaksin,” ungkapnya.

Vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan itu dilaksanakan dalam satu rangkaian, selama 2 hari terhitung sejak 24 – 25 Maret 2021.

width"450"
width"425"

“Khusus untuk guru kita pisahkan. Jadi 2 hari guru, totalnya ada 681 orang dan Itu mencakup semua tenaga kependidikan, baik guru, maupun karyawan di sekolah,” terangnya.

Wacana tersebut, sedikit lebih cepat dari Kemendikbud yang telah mentargetkan kegiatan belajar mengajar tatap muka dimulai 5 April 2021.

Kadisdik Tana Tidung, Ja’far Sidik secara terpisah saat dikonfirmasi fokusborneo.com mengatakan, proses pembelajaran tatap muka tersebut, bakal digulirkan serentak untuk tingkat SD hingga SMP sesuai arahan Kepala Daerah Kabupaten Tana Tidung.

Ia menilai, siswa di kedua jenjang pendidikan itu sama-sama mendesak untuk kembali ke ruang kelas, lantaran sekian lama harus belajar secara daring.

“Kalau saya, maunya bareng (SD dan SMP). Jadi, tidak ada yang merasa dikorbankan. Kecuali anak TK loh, karena KBM-nya tidak mengharuskan tatap muka. Jadi, SD dan SMP itu bareng saja lah,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memastikan bahwa sekolah diperbolehkan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 yang rencanakan pada 5 April 2021 mendatang.

Sejumlah persiapan dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung untuk memastikan KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-19 berjalan sesuai protokol kesehatan.

“Kami cek ulang. Sekolah sudah menerapkan protokol Covid-19 atau tidak. Bagaimana fasilitasnya, kayak pengukur suhu, tempat cuci tangan, dan lain-lain,” ucapnya.

Tim dari Disdik KTT dan Satgas Covid-19 saat ini sedang melakukan pendataan dan memverifikasi ulang sekolah – sekolah untuk memastikan kembali syarat protokol kesehatanya. (her/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Anggota Kompi Air Denjasaang VI-44-13 Bekangdam VI/Mlw Berhasil Evakuasi Korban Kapal Klotok Yang Karam

15 Agustus 2022 - 22:50 WITA

Gubernur Kukuhkan 40 Anggota Pasukan Pengibar Bendera

15 Agustus 2022 - 22:42 WITA

Progress KIHI Signifikan, Menko Marves Bakal Kembali Kunjungi Kaltara

15 Agustus 2022 - 21:13 WITA

Jadi Lokasi Tanam Mangrove, Wabup Hendrik: Semoga Ekosistem di Tana Tidung Tetap Terjaga

15 Agustus 2022 - 18:12 WITA

Tahun ini UBT Terima 2.137 Mahasiswa Baru

15 Agustus 2022 - 15:08 WITA

Wabub Hendrik Serahkan Bendera Merah Putih di HUT Pramuka Ke-61

15 Agustus 2022 - 14:55 WITA

Trending di Advetorial
error: Alert: Content is protected !!