BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – PT Kilang Pertamina Balikpapan menanggapi laporan masyarakat terkait informasi sebaran partikel debu di sejumlah wilayah permukiman di Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara. Perusahaan menyatakan telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Vice President Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, menjelaskan bahwa laporan masyarakat tersebut terjadi seiring dengan tahapan pengoperasian awal proses pengaliran bahan baku pada unit kilang baru.
“Kami telah menerima laporan tersebut dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mengingat saat ini kami sedang melakukan tahapan pengoperasian awal proses pengaliran bahan baku pada unit kilang baru,” ujar Asep.
Ia menegaskan, perusahaan terus berkoordinasi dengan kelurahan, masyarakat setempat, serta instansi terkait, sekaligus melakukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan keselamatan operasional.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, material yang diduga sebagai partikel debu tersebut disebut masih berada dalam batas yang tergolong aman bagi kesehatan dan tidak menunjukkan tingkat risiko yang signifikan. Namun demikian, perusahaan tetap melakukan pemantauan dan kajian lanjutan guna memastikan kondisi di lapangan.
“Informasi terbaru akan terus kami sampaikan kepada instansi terkait seiring dengan perkembangan hasil pemantauan dan evaluasi yang dilakukan,” tambahnya.
Asep juga mengimbau masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan agar menyampaikannya melalui kelurahan setempat yang telah ditetapkan sebagai jalur koordinasi resmi.
Ia berharap dukungan dan pengertian masyarakat agar penyelesaian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan sebagai Proyek Strategis Nasional dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat bagi ketahanan energi nasional.(**)













Discussion about this post