• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Wujudkan Zero Emisi 2050, Subholding Upstream Pertamina Dorong Penggunaan Renewable Energy

by Redaksi
19/11/2021
in Daerah
A A

CO2 Removal di salah satu lapangan operasi Regional Jawa Subholding Upstream .Foto : Ilustrasi

JAKARTA – Sejalan dengan semangat Go Green Pertamina, Subholding Upstream juga turut mendukung komitmen Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) yang telah diselenggarakan di Glasgow, UK (01/11) lalu. Beberapa langkah dilakukan Subholding Upstream Pertamina dalam mendukung Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi hingga 29 persen pada 2030 dan mencapai emisi nol bersih (net zero emission) pada 2050.

‘’Langkah yang dilakukan Subholding Upstream Pertamina dalam mewujudkan road to zet zero emission tersebut antara lain melalui program Carbon Capture Utilization and Storage – Enhanced Gas Recovery (CCUS-EGR) Project di Lapangan Gundih dan Lapangan Sukowati, efisiensi energi di beberapa lapangan, penggunaan gas sebagai pengganti diesel engine, dan penggunaan jaringan listrik PLN untuk mendukung operasi di lapangan,’’ ujar Taufik Aditiyawarman, Direktur Pengembangan dan Produksi PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina ditemu terpisah pada Rabu (17/11).

Baca Juga

Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, PAUD hingga SMP Tana Tidung BDR

Muktamar NU ke-35 Usai, PCNU Kota Tarakan Ajak Jemaah Perkokoh Ukhuwah dan Dukung Hasil Keputusan

Gotong Royong Penanganan Karhutla

Numerasi Pelajar Masih Rendah, Ibrahim Ali Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Belajar

Selain itu, Subholding Upstream juga mengimplementasikan penggunaan PLTS dengan kerjasama dengan PT Pertamina Power Indonesia dan penerapan CCS (Carbon Capture Storage) selain CCUS pada lapangan penghasil gas CO2.

Untuk implementasi CCUS, saat ini tengah dilaksanakan join study untuk mengetahui potensi pemanfaatan gas CO2 dari yang sebelumnya diabaikan untuk kemudian dapat dimanfaatkan guna mendukung operasi. Sebelumnya, sejak tahun 2016 Pertamina bekerjasama dengan Exxon Mobil Cepu Limited telah mengimplentasikan injeksi gas CO2 ke lapisan reservoir sebagai bagian program CCUS di Blok Cepu.

“Jumlah Gas CO2 dari Central Processing Plant (CPP) Gundih yang belum dimanfaatkan sebanyak 15 MMSCFD. Potensi Abatement atau yang terbuang sebesar 300,000 tCO2 /tahun atau sebesar ±3 million tCO2 untuk 10 Tahun. Melalui CCUS, Gas CO2 akan dimanfaatkan dan berpotensi untuk menambah produksi gas hingga 36 BSCF Gas & menambah produksi kondensat hingga 382.7 MSTB”, jelas Taufik.

Sementara untuk implementasi program CCUS di Lapangan Sukowati, saat ini telah mencapai tahapan study dengan Lemigas dan Japex. Melalui salah satu langkah program tersebut kami mendapatkan beberapa benefit, secara operasi produksi bisa meningkat, dan secara pengelolaan lingkungan kami dapat mengurangi emisi yang dihasilkan dari Gas CO2.

“Kami paham bahwa ini sebuah proses panjang dan berkelanjutan. Maka dari itu kami terus melakukan berbagai upaya lanjutan”, pungkas Taufik.

Upaya lanjutan Subholding Upstream dalam Net Zero Emission Indonesia pada 2050 juga ditujukan dengan komitmen dalam pengurangan emisi dari beberapa Wilayah Kerja di lingkungan Subholding Upstream meliputi program efisiensi energy, pengurangan Flare/Zero Flaring dan Penggunaan Renewable Energy.

Sejalan dengan implementasi Environment, Social, and Governance (ESG), Subholding Upstream juga menyusun Road Map Emission Reduction & Decarbonization hingga tahun 2030 yang meliputi Road Map Zero Routine Flaring, Efisiensi energi hingga 2030 dan Peningkatan Bauran Energi dengan penggunaan Low Carbon Energy or Renewable Energy hingga minimal 30% dari total penggunaan energy yang telah didiskusikan dan disetujui Kamis (11/11) lalu yang juga merupakan upaya awal dalam mitigasi langkah dukungan menuju Net Zero Emission Indonesia 2050.(*)

 

Tags: borneoBUMNfokusborneoGas CO2Pertamina

Berita Lainnya

Daerah

Asap Karhutla Ganggu Kualitas Udara, PAUD hingga SMP Tana Tidung BDR

2 September 2026 10:53
Daerah

Muktamar NU ke-35 Usai, PCNU Kota Tarakan Ajak Jemaah Perkokoh Ukhuwah dan Dukung Hasil Keputusan

2 September 2026 10:39
Daerah

Gotong Royong Penanganan Karhutla

1 September 2026 20:10
Daerah

Numerasi Pelajar Masih Rendah, Ibrahim Ali Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Belajar

1 September 2026 17:01
Daerah

Kualitas Udara Menurun, Bupati Tana Tidung Ingatkan Risiko ISPA

1 September 2026 16:47
Daerah

DKISP Kaltara Perkuat Kompetensi Digital ASN dan Tenaga Pendidik melalui Sertifikasi Ruijie

1 September 2026 16:01
Next Post
Serap Aspirasi, Saipullah Temui Warga Eks Kebakaran Sebengkok

Serap Aspirasi, Saipullah Temui Warga Eks Kebakaran Sebengkok

Subholding Upstream Pertamina Raih Penghargaan GCSA Award

DPRD KTT Silaturahmi Dengan DPRD Bulungan

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    Bara Batubara di Jalan Amal Lama Kian Dalam, PU Butuh Bantuan Ahli Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kematian Raja Ular Dari Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Asap Tebal, Super Air Jet Batal Mendarat di Bandara Juwata Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Capai Indeks 101, Kualitas Udara Tarakan Berstatus Tidak Sehat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Tak Cuma Jago Teori, Mahasiswa Teknik Elektro UBT Asah Keberanian Bicara dan Berpikir Rasional

Tak Cuma Jago Teori, Mahasiswa Teknik Elektro UBT Asah Keberanian Bicara dan Berpikir Rasional

2 September 2026 17:12

Jembatan Beton Garuda Desa Sepala Dalung Rampung, Segera Diresmikan

2 September 2026 14:35
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP