• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Gubernur Ingatkan Soal Produktivitas Lahan

by Redaksi
04/02/2022
in Daerah, Pemprov Kaltara
A A

SIMBOLIS : Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyerahkan secara simbolis SK Hutan Sosial dan TORA di Hotel Tarakan Plaza, Kamis (3/2/2022).Foto: Dkisp Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengingatkan masyarakat yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengelolaan Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) untuk memanfaatkannya secara produktif. Penegasan ini disampaikannya di Hotel Tarakan Plaza, Kamis (3/2/2022).

“Sesuai arahan Bapak Presiden yang perlu kita garis bawahi adalah bahwa lahan yang sudah diserahkan jangan sampai tidak dikelola dan akan dicabut kembali manakala tidak terkelola. Disampaikan bahwa 50 persen yang ditanam adalah tanaman keras yaitu pohon berbatang kokoh seperti kayu lembasung, meranti dan sebagainya dan 50 persen lagi silahkan bapak/ibu tanam-tanaman yang sifatnya bisa dipanen jangka pendek,” tegas Gubernur.

Baca Juga

Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

Job Fair Tarakan Buka 497 Loker Dari 11 Perusahaan

Menjaga Generasi Sejak Dini, Kaltara Perkuat Perhatian untuk Ibu dan Anak

Kaltara Siapkan Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan yang Inklusif

Melihat jumlah lahan yang diserahkan oleh Presiden Jokowi cukup banyak untuk wilayah Kaltara berkisar 126.000 hektare lahan yang berpotensi produktif untuk berbagai bidang baik, pertanian maupun perikanan.

“Nanti saya akan mengupayakan bila sudah ada investor yang masuk untuk bapak/ibu menanam serai wangi dan saya yakin bahwa kegiatan menanam ini salah satu upaya saya untuk mensejahterakan petani kita yang ada di Kaltara. Seluruh masyarakat akan menikmati, bapak yang menanam kemudian akan kita (pemerintah,red) beli, tentu akan membantu ekonomi bapak/ibu sekalian. Karena apa serai wangi ini merupakan tanaman rerumputan tidak perlu dicabut karena yang kita ambil hanya daunnya saja,” paparnya.

Tidak hanya itu, Gubernur juga mengungkapkan akan membangun pabrik pengelola dari produk pertanian/perkebunan yang dihasilkan Kaltara sehingga masyarakat tidak perlu ragu ketika masa panen tiba untuk segera dipasarkan.

“Lahan yang sudah diberikan pemerintah jangan disia-siakan,” pungkas orang nomor satu Kaltara ini yang juga pada kesempatan tersebut menyerahkan secara simbolis SK lahan oleh Pemerintah Pusat untuk mayarakat Kaltara.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo memberikan pengarahan pada kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK),Hutan Sosial (Hutsos), Hutan Adat dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) yang dilaksanakan secara virtual. Kepada seluruh penerima SK, Presiden Jokowi berharap agar masyarakat segera memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif dan bermanfaat.

“Segera manfaatkan lahan yang ada sesegera mungkin. Jangan sudah diberikan kemudian tidak diapa-apain. Segera tanami 50 persen dari lahan yang ada dengan pohon berkayu dan 50 persen sisanya ditanami tanaman semusim seperti jagung,kedelai mau ditanami buah-buahan juga silahkan,” pinta Presiden Jokowi dalam arahannya.

Presiden juga mengarahkan agar para petani bisa meningkatkan lahan yang ada menjadi peternakan selain dikembangkan untuk usaha tumbuhan.

“Kalau di hutan mangrove bisa untuk usaha perikanan.Saya titip betul bahwa lahan yang sudah kita berikan SK nya kepada bapak/ibu, saudara sekalian untuk betul-betul dipakai untuk kegiatan produktif jangan dipindah tangankan ke orang lain. Begitu kita tahu langsung bisa dicabut SKnya,” tegas orang nomor satu Republik Indonesia ini mengingatkan kepada para penerima SK.

Lahan yang lebih produktif, tidak dipindah tangankan serta tidak ditelantarkan menjadi hal yang ditekankan oleh Presiden Jokowi dalam arahannya.

“Ini kita ikuti (pantau), jangan dipikir tidak. Cara kerja saya tidak seperti itu. Diberikan cek, cek, cek karena kemarin yang lebih kecil juga kita cabut karena kita berikan SK-nya (lahan) gak diapa-apain,” ungkap Presiden yang telah mencabut lebih dari 3 juta lahan yang telah diterbitkan SKnya namun tidak terkelola dengan baik.

Presiden menyatakan mengelola lahan membuka peluang besar serta memerlukan kerjasama berbagai pihak.

“Bapak/ibu, bisa menggandeng perusahan swasta, bisa masuk ke perbankan, tapi hati-hati musti dihitung semuanya, pas ngambilnya enak nanti pas mengembalikan pusing tujuh keliling,” ucap Presiden.

Untuk itu Presiden Jokowi meminta pemerintah melalui menteri terkait untuk melakukan pendampingan pada para pemilik SK pengelolaan, hutsos, hutan adat dan TORA.

“Nanti diajak ke perhutanan sosial yang sudah berhasil bagaimana pengelolaannya, tata kelolanya, manajemennya seperti apa, semuanya. Pulang bisa langsung diterapkan dan dilaksanakan, pendampingan yang tepat itu tunjukin contoh-contoh yang benar saja. Nanti saya perinntahkan kepada Menteri LHK dan Menteri BPN/ATR, dan ini bisa ditindak lanjuti ke hak milik kalau memang benar produktif,”tambah Presiden.

Presiden Jokowi menjamin semakin produktif lahan yang dikelola maka semakin terbuka peluang besar bagi masyarakat mendapatkan hak kepemilikan sepenuhnya atas lahan yang diberikan oleh pemerintah melalui kementrian BPN/ATR seraya kembali mengingatkan konsekwensi dicabutnya SK apabila lahan tidak terkelola dengan baik. (Chai/DKISPKaltara)

Tags: borneoBPNDkisp kaltaraFbFokusborneofokusborneoKaltaraLahanPemprov KaltaraSertifikat

Berita Lainnya

Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan
Daerah

Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

30 Juli 2026 11:42
Daerah

Job Fair Tarakan Buka 497 Loker Dari 11 Perusahaan

30 Juli 2026 11:31
Daerah

Menjaga Generasi Sejak Dini, Kaltara Perkuat Perhatian untuk Ibu dan Anak

29 Juli 2026 22:31
Daerah

Kaltara Siapkan Rencana Aksi Daerah Kelanjutusiaan yang Inklusif

29 Juli 2026 21:09
Daerah

Kaltara dan Sabah Perkuat Kerja Sama Perbatasan di Sidang SOSEK MALINDO ke-28

29 Juli 2026 20:55
Daerah

Tekan Risiko Stunting, Tim Pembina Posyandu Kaltara Turun ke Tideng Pale

29 Juli 2026 18:11
Next Post
Tekan Penyebaran Covid-19, Komisi 3 DPRD Kaltara Minta Skrining di Bandara Juwata Diperketat

Jufri Budiman Apresiasi Bupati Malinau Cepat Ambil Langkah Koordinasi Selesaikan Soal Susi Air

Pasar Bia'Sau Sesayap Hilir Segera Diaktifkan

DPRD KTT Akan Prioritaskan Anggaran Pembangunan Jaringan Air Bersih

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kaltara Raih Hibah Internasional Rp19,99 Miliar untuk Restorasi Mangrove 2026–2028

    Kaltara Raih Hibah Internasional Rp19,99 Miliar untuk Restorasi Mangrove 2026–2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Pengadilan Tinggi, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Antar Kepala Desa Sambungan ke Peristirahatan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperinaker Tarakan Bakal Gelar Mini Job Fair 30 Juli, Targetkan 500 Lowongan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

DPRD Kaltara Berharap Bantuan Dana Parpol Perkuat Demokrasi dan Partisipasi Publik

DPRD Kaltara Berharap Bantuan Dana Parpol Perkuat Demokrasi dan Partisipasi Publik

30 Juli 2026 18:12

Dukung Mobilitas Masyarakat, CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 Juli 2026 13:59
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP