TANA TIDUNG – Dandim 0914/Tana Tidung Letkol. Czi. Tri Prio Utomo turun langsung ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian para korban diterkam buaya di Kanal Adindo Sungai Sufa, Rabu (16/2/22).
Adapun korban jiwa diduga diterkam buaya Luther( 51) asal Desa Bebakung Kecamatan Betayau, sampai saat ini belum diketemukan.
Dandim menjelaskan Kodim juga membentuk tim dan menurunkan beberapa personil untuk ikut membantu pencarian dengan menyisir tempat yang dicurigai sebagai tempat persembunyian buaya pemangsa Luther.
Selain itu Kodim juga membantu logistik untuk tim pencari korban.
“Medan yang masih banyak ditumbuhi semak-semak dan kanal bercabang-cabang serta peralatan yang belum memadai, menjadi kendala pencarian korban,” kata Dandim saat diwawancarai Fokusborneo.com.
Agar kejadian tidak kembali terulang, Dandim mengharapkan supaya lokasi yang rawan menjadi tempat persembunyian buaya di Kabupaten Tana Tidung dipetakan.
“Ini sebagai upaya pencegahan, sebab peristiwa ini sudah kedua kalinya terjadi di Kanal Adindo Desa Bebatu. Sekiranya kita bisa menyikapi, meninjau dan memetakan lokasi-lokasi mana saja yang rawan ada buaya pemangsa,” pesan Dandim.
“Kepada keluarga korban, tentu dari hati yang paling dalam saya turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga dapat mengikhlaskan dan juga diberikan ketabahan atas kejadian ini,†kata Dandim penuh prihatin.(her/Nn)














Discussion about this post