Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Daerah · 1 Nov 2022 13:54 WITA ·

Ngopi Santai Bareng Pemuda, Deddy Sitorus: Ini Adalah Forum Intelektual Perlu Digalakkan


Ngopi Santai Bareng Pemuda di Kota Tarakan. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Ngopi Santai Bareng Pemuda di Kota Tarakan. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Yevry Sitorus menghadiri kegiatan ngopi santai bareng pemuda Tarakan di Kafe Enigma, Jalan Diponegoro Kekurangan Sebengkok, Senin (31/10/2022) malam.

Ngopi Santai dengan tema ” Suara Pemuda Menentukan Masa Depan Kota Tarakan” ini dihadiri Ngopi Sa di Kafe Enigma, Jalan Diponegoro, Wali Kota Tarakan Khairul, Udin Hianggio selaku Wagub Kaltara Periode 2014 – 2019, Ketua KNPI Tarakan Erick Hendrawan, Ketua PWI Tarakan Andi Muhammad Rizal, Ari Yusnita, komunitas pemuda dan lainya.

Deddy Sitorus mengatakan, kegiatan ini lebih kepada silaturahmi sekaligus berdiskusi dan sambung rasa.

width"450"

“Ini adalah mimpi saya dari dulu, saya membuat rumah aspirasi cukup besar karena memang saya berharap dimana ada anak muda bisa ngumpul tanpa memperhatikan latar belakang partai politik,” ungkap Deddy.

Lebih lanjut, Deddy mengungkapkan keinginannya tersebut belum bisa terwujud dan diharapkan kedepan bisa seperti yang dilaksanakan pada hari ini, sehingga sebagai Anggota DPR RI bisa langsung berinteraksi mendapatkan informasi, kegaduhan, aspirasi yang fresh hand dari pemuda.

“Saya kira ini sangat bagus karena saya selalu melakukan reses atau pertemuan dari kampung ke kampung yang hadir orang orang tua anak anak muda jarang sekali. Saya kira ini penting bisa menjadi forum bagi kami, koreksi bagi kami kritik bagi kami, juga saya menyampaikan apa yang menjadi pikiran saya atau apa yang sudah saya kerjakan. Ini kan sama sama menguntungkan menurut saya ini bukan merupakan forum politik tapi merupakan forum intelektual kita bisa bebas bicara dan bebas melontarkan gagasan gagasan kritisi,” terangnya.

Apakah kegiatan bersama pemuda akan terus dilakukan, Deddy mengatakan tentu kegiatan tidak mungkin terjadi jika salah satu ingin dan satunya tidak sehingga harus bersama-sama.

Sementara terkait dengan calon yang diungkapkan di dalam forum ini, Deddy mengatakan ini adalah intelektual exercise bukan politik exercise dan harus dibedakan dengan baik.

“Di dalam iklim demokrasi kita harus selalu siap dengan pemikiran pemikiran kita harus siap dengan alternatif alternatif. Melihatnya harus dengan positif jangan dengan baperan itu yang bahaya kita ini terlalu gampang baperan dalam politik sehingga semua di politisasi, akhirnya kita tidak berani keluar dengan ide dan gagasan kalau ada muda tidak berani bersuara bebas apa lagi yang ada di harapan kita,” pungkasnya. (wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rakor Penanggulangan Inflasi, Antisipasi Menjelang Panen

30 Januari 2023 - 23:19 WITA

Pimpin Ratas, Presiden Minta Jajaran Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga

30 Januari 2023 - 23:11 WITA

Gerindra Minta Kenaikan Ongkos Haji Rp 69 juta Dikaji Ulang: Terlalu Berat untuk Rakyat

30 Januari 2023 - 22:54 WITA

LTABI 2022, Komitmen BI untuk Indonesia Maju

30 Januari 2023 - 18:49 WITA

Menuju Satu Dekade JKN: Kontribusi BPJS Kesehatan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat

30 Januari 2023 - 18:35 WITA

Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2022 Bersama BPK Kaltara, Walikota Tarakan Optimis Pertahankan Opini WTP

30 Januari 2023 - 18:15 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!