TANA TIDUNG – Posyantek Mandiri Perkasa Desa Sambungan Selatan, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung meluncurkan alat yang diberi nama Si Semprong.
“Si Semprong” merupakan alat semprot dorong otomatis tanpa memompa dan anti gendong untuk memudahkan masyarakat khususnya petani saat menyemprot tanaman.
Ketua Kelompok Posyantek Mandiri Perkasa, Lukman Nurul Hakim menerangkan ide pembuatan alat tersebut di awali dari permasalahan yang di alami Kelompok Tani Desa Sambungan Selatan.
Kelompok Tani ini bergerak dalam bidang penanaman sayur-sayuran sepeti cabai, terong, kacang tanah, sawi dan lain-lain. Namun dalam aktifitasnya petani mengalami sedikit terkendala di karenakan menggunakan alat semprot gendong dalam melakukan penyemprotan tanaman, yang mana alat semprot ini membutuhkan tenaga yang prima dikarenakan harus menggendong dan memompa secara manual.
Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Posyantek Mandiri Perkasa Desa Sambungan Selatan mempunya inisiatif membuat alat yang bernama “Si Semprong” yaitu Alat Semprot Dorong Otomatis Tanpa Memompa dan Anti Gendong.
Baca Juga : Bupati Ibarahim Ali Ajak Masyarakat Sukseskan PemiluÂ
“Prinsip kerjanya cukup sederhana yang mana gaya putar roda yang terhubung gear berdiameter kecil akan di teruskan ke gear yang diameter besar, harapannya agar momen putarnya bertambah. Dari gear yang berdiameter besar putarannya akan di ubah menjadi gerak naik turun. nah, gerak naik turun inilah yang akan memompa tangki semprot secara otomatis,” terangnya.
Dengan hadirnya alat ini, diharapkan dapat meringankan beban kerja petani.
Baca Juga : Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
Hadirnya alat ini di apresiasi oleh pemerintah Desa Sambungan Selatan, Hermansyah, Ia mengatakan bahwa alat ini sangat berguna bagi masyarakat desa Sambungan Selatan, khususnya petani.
“Jika di lihat dari bentuknya memang sederhana, namun ide pembuatan alat inilah yang mahal dan perlu di apresiasi,* ucap Kades.
Rencananya inovasi baru ini juga akan diikutsertakan dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).
“Si Semprong”
1. Memanfaatkan barang bekas yang tidak terpakai
2. Tanpa Perlu Menggedong, Sehingga petani tidak kelelahan
3. Memompa secara otomatis
4. Tidak memerlukan pengecasan listrik
5. Hemat energi, Tidak Perlu menggunakan bahan bakar
6. Meningkatkan produktivitas hingga 105,5 persen
7. Mudah dalam mendapatkan suku cadang
8. Mudah dalam melakukan perawatan
9. Di lengkapi dengan sistem transmisi sederhana yang mampu merubah gerak putar menjadi gerak naik turun
10. Belum ada di pasaran
11. Tidak mudah rusak
12. Dapat digunakan untuk melakukan penyemprotan rumput yang ada di pinggir jalan.(her/Iik)












Discussion about this post