TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia, menyerukan langkah konkret untuk memperkuat sektor pertanian di Bumi Benuanta.
Legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyoroti kunci utama kemakmuran petani terletak pada ketatnya pengawasan distribusi sarana produksi dan modernisasi alat pertanian.
Menurut Vamelia, kebocoran atau salah sasaran dalam penyaluran bibit dan pupuk subsidi tidak boleh lagi terjadi.
Ia mendesak adanya pembenahan besar-besaran di sektor hulu agar bantuan pemerintah benar-benar jatuh ke tangan petani yang membutuhkan.
”Fokus kita saat ini harus bergeser ke sektor hulu. Kita wajib menjamin setiap petani memiliki akses mudah terhadap bantuan pemerintah, sentuhan teknologi terbaru, serta kepastian ke mana produk mereka akan dijual,” ungkap Vamelia, Sabtu (14/3/26).
Selain masalah logistik bantuan, Vamelia mendorong percepatan pengadaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berbasis teknologi. Penggunaan mesin modern dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan efisiensi kerja dan mendongkrak volume produksi pangan daerah.
Namun, ia mengingatkan produksi yang melimpah akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan ekosistem pasar yang sehat. Ia mengusulkan adanya kolaborasi strategis antara sektor pertanian dengan dunia industri serta pelaku UMKM lokal.
”Kita perlu membangun jembatan penghubung yang kuat antara ladang petani dengan industri dan UMKM. Jika hasil panen terserap maksimal oleh pasar lokal, maka harga di tingkat petani akan jauh lebih stabil,” jelasnya.
Vamelia optimis penguatan integritas dari hulu ke hilir akan membawa perubahan signifikan bagi wajah pertanian di Kaltara. Ia berharap sektor ini tidak hanya menjadi penopang pangan, tapi juga motor penggerak ekonomi yang kompetitif.
”Saya yakin, dengan distribusi yang akurat, dukungan teknologi yang mumpuni, serta akses pasar yang luas, petani kita tidak hanya akan bertahan hidup, tapi tumbuh menjadi mandiri dan sejahtera,” tutupnya.(*/mt)














Discussion about this post