TARAKAN – Perusahaan Umum Daerah Tirta Alam atau PDAM Tarakan kembali menyetorkan Deviden tahun 2022 ke kas daerah sebesar Rp 6,5 Milliar.
Secara simbolis penyetoran Deviden diserahkan langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Tirta Alam Iwan Setiawan kepada Walikota Tarakan Khairul saat kegiatan jumpa pagi di gedung Serbaguna Balaikota, Senin (6/3) lalu.
Direktur PDAM Tarakan, Iwan Setiawan mengatakan Deviden Rp 6,5 Milliar yang disetor ke kas daerah adalah keuntungan di tahun 2022.



“Keuntungan di tahun 2022 jadi deviden itu 55% dari laba. Jadi itu (Pendapatan) 55% untuk deviden, 20% untuk penambahan modal, 25% untuk kesejahteraan karyawan,” ujar Iwan.





Deviden tahun 2022 yang disetor ke kas daerah lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar Rp 8,1 Milliar atau lebih rendah Rp 1,6 Milliar.




Baca Juga : Walikota Tarakan Serahkan LKPD Unaudited TA 2022 ke BPK RI Perwakilan KaltaraÂ


“Kenapa rendah karena kita investasi ada beli genset kemudian pasang listrik di Indulung, pasang jaringan karena ada jaringan – jaringan yang dapat penugasan dari pak wali untuk di pasang totalnya itu semua Rp 11 Milliar kalau itu tidak kita investasikan kesana kita bisa deviden itu Rp 11 milliar lebih,” bebernya.



Karena ada penugasan dari Walikota Tarakan sekaligus KPM maka diutamakan lebih dulu peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


Baca Juga : Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Lantama XIII Gelar Latihan MenembakÂ


“Tahun 2022 kita target itu 10 M tapi karena ada investasi kita banyak,” tegasnya.


Setiap tahun jumlah pelanggan PDAM Tarakan terus mengalami peningkatan yang signifikan, total saat ini sebanyak 45 ribu pelanggan dan aktif sekitar 42 ribu pelanggan.
Selama kepemimpinan Iwan Setiawan dan berubah status menjadi Perumda, PDAM Tarakan sudah menyetor total Devide Rp sekitar Rp 19 Milliar ke kas daerah. (wic/Iik)