• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Bangun Desa dengan Komoditas Unggulan Perhutanan Sosial

by Redaksi
26/06/2025
in Daerah, Pemkab Bulungan
A A

Jakarta – Komoditas unggulan menjadi andalan dalam Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara.

Diantaranya ada kakao, durian, langsat, hingga kopi. “Terobosan seperti ini yang kami harapkan muncul dari lahirnya kesepakatan IAD di Indonesia,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Catur Endah Prasetiani dalam Thought Leaders Forum (TLF) ke 34 dengan tema Mendukung Pembangunan Wilayah Terpadu berbasis Perhutanan Sosial melalui Pengembangan Komoditas Unggulan di Jakarta, Rabu 25 Juni 2025.

Baca Juga

Ketum JMSI Pusat Resmi Lantik Pengurus JMSI Papua Barat

Jembatan Garuda Seludau Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

DPC Demokrat Tana Tidung Galakkan Gotong Royong Lewat Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

IAD di Lanskap Kayan ditandatangani pada Desember 2023 dan menjadikannya wilayah kesembilan yang ada di Indonesia.

Kehadiran IAD diperkuat oleh Peraturan Presiden nomor 28 tahun 2023 tentang Perencanaan Terpadu Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial.

Catur menjelaskan berdasarkan peraturan presiden tersebut, IAD adalah pengembangan wilayah terpadu berbasis perhutanan sosial.

Artinya, berbagi komoditas unggulan yang ada dalam kawasan perhutanan sosial dikelola dalam satu lanskap dengan penguatan klasterisasi komoditas, efisiensi logistik dan peningkatan akses pasar.

Pendekatan ini juga mendorong sinergi kemitraan 4P (People–Private–Public Partnership), dengan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sebagai pelaku utamanya.

Catur menjelaskan bahwa penerapan IAD diharapkan semakin mendorong peran aktif pemerintah daerah dan para pihak dalam mendukung penguatan ekosistem perhutanan sosial.

Kolaborasi dalam IAD, Ia menambakan, membuat seluruh potensi perhutanan sosial dapat dikembangkan secara optimal, sehingga berkontribusi pada kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Bulungan Syarwani menambahkan bahwa semangat pemerintah pusat selaras dengan strategi pemerintah daerahnya.

“Kami memiliki semboyan Tenguyun Hutanku”,kata Syarwani dalam kesempatan yang sama.

Tenguyun yang berasal dari bahasa Bulungan yang merujuk ke semangat kebersamaan dalam mewujudkan sesuatu yang diharapkan.

Bupati Syarwani meyakini dengan adanya Tenguyun Hutanku Kabupaten Bulungan akan mewujudkan pemeliharaan dan pemanfaatan hutan, tanpa meninggalkan keragaman dan kearifan lokalnya.

Semangat itu diturunkan pada kawasan IAD Lanskap Kayan yang tersebar di 18 Desa dengan luas sekitar 568.182 hektare.

Pemerintah daerah bersama sejumlah mitra strategis termasuk Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) telah memetakan potensi pengembangan di bentang alam ini.

Tercatat ada agroforestri (wanatani), silvopastura, hasil hutan nonkayu, dan ekowisata siap dikembangkan pada wilayah setengah juta hektare ini.

Pengembangan ini tentunya dengan merangkul birokrat, masyarakat, akademisi, sektor swasta, serta media.

Selama ini, Pemerintah Bulungan telah memiliki program Mandau Tani (Komando Strategi Pembangunan Pertanian) – program pertanian dalam artian luas untuk mewujudkan kedaulatan pangan berbasis kearifan lokal secara terpadu hulu-hilir.

Mandau Tani mengusung kakao dan kopi sebagai komoditas unggulan. Pengembangan komoditas kakao hingga 2022 mencapai 634 hektare, sedangkan komoditas kopi mencapai 308 hektare.

Selain dua komoditas tersebut, desa-desa sepanjang Sungai Kayan adalah produsen buah seperti: durian, duku, lai, langsat, cempedak, kapul, kelengkeng, jambu madu, dan beberapa buah lainnya.

Kawasan ini juga berpotensi untuk pengembangan peternakan lebah madu dan pengolahan minyak atsiri. Komoditas-komoditas tersebut bisa dibudidayakan pada kawasan perhutanan sosial dan Area Penggunaan Lain di lanskap Kayan.

Bupati Syarwani mengatakan bahwa IAD Lanskap Kayan ini untuk semua.

“Baik desa yang memiliki sumber daya alam dan areal perhutanan sosial, maupun yang tidak,” kata dia.

Mereka yang tidak terlalu banyak potensi alamnya, bisa menjadi Hub (pusat kegiatan) pembangunan integrasi dengan potensi jasa pengolahan dan peningkatan kapasitas untuk desa-desa di sekitarnya.

Tujuan besar IAD Lanskap Kayan, kata Bupati Syarwani “program satu desa satu produk”.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara Nur Laila mengapresiasi apa yang sudah Kabupaten Bulungan dengan IAD Lanskap Kayan.

Dinas Kehutanan Provinsi sigap untuk memberi dukungan dalam bentuk peningkatan kapasitas kelembagaan, bantuan penyuluhan untuk peningkatan komoditas perhutanan sosial ini.

“Kami berharap, rekan-rekan dari Pemerintah Kabupaten semakin bersinergi. Apalagi Bupatinya luar biasa untuk mendukung,”kata dia dalam acara yang sama.

Direktur Terestrial YKAN, Ruslandi menjelaskan kenapa Lanskap Kayan ini penting. Sungai Kayan yang memiliki panjang 576 kilometer adalah denyut jantung warga Kalimantan Utara.

“Dia menjadi sumber air, penghasil tenaga listrik, tempat hidup biota air tawar, hingga pembawa kesuburan dari apa yang dilewatinya,” kata dia dalam kesempatan yang sama.

Dengan luasan dan panjang tersebut, Sungai Kayan juga menghadapi sejumlah ancaman dari perubahan tutupan lahan sampai bencana alam.

Dengan mendukung IAD di Lanskap Kayan, kita tidak hanya menyelamatkan hutan-hutan yang berada di Daerah Aliran Sungai Kayan, melainkan juga mampu menghidupkan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Bila warga sekitar merasakan manfaat dari menjaga alam niscaya alam akan terus menjadi tempat tinggal dan berpenghasilan yang berkelanjutan” ujar Ruslandi.(**)

Tags: Bangun DesaBerita BulunganHeadlineKomoditas Unggulan Perhutanan Sosial

Berita Lainnya

Daerah

Ketum JMSI Pusat Resmi Lantik Pengurus JMSI Papua Barat

1 Agustus 2026 16:00
Jembatan Garuda Seludau Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah
Daerah

Jembatan Garuda Seludau Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

1 Agustus 2026 12:45
Daerah

Sekda Tarakan Abd. Azis Hasan Tekankan ASN Kerja Berbasis Target

1 Agustus 2026 11:16
YBM PLN UID Kaltimra Salurkan Energi Kebaikan, Perkuat Akses Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
Daerah

DPC Demokrat Tana Tidung Galakkan Gotong Royong Lewat Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

1 Agustus 2026 07:07
Daerah

Gala Dinner KK/JKK Sosek Malindo Jadi Momentum Perkuat Hubungan Kaltara-Sabah

31 Juli 2026 18:56
Daerah

Perkuat Budaya Keselamatan, General Manager PLN UID Kaltimra Tinjau Langsung Pekerjaan Operasional di Tarakan

31 Juli 2026 18:55
Next Post

Kapolda Kaltara Laksanakan Bakti Religi di GSJA Anugerah Jelarai Tengah, Tanjung Selor

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kaltara Laksanakan Bakti Religi

Peringatan HANI 2025, Komitmen Tana Tidung Lawan Narkotika

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langsung Diserbu Pencaker, PT PRI Sediakan 13 Posisi Strategis di Job Fair Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Pengadilan Tinggi, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ibrahim Ali Antar Kepala Desa Sambungan ke Peristirahatan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperinaker Tarakan Bakal Gelar Mini Job Fair 30 Juli, Targetkan 500 Lowongan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Sushi Ten Blue Sky Hotel Balikpapan Hadirkan Sensasi All You Can Eat Premium

1 Agustus 2026 20:29

Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026

1 Agustus 2026 18:11
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP