• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Wagub Kaltara: Transmigrasi Tak Lagi Relevan, Fokus pada Warga Lokal

by Redaksi
1 Agustus 2025 18:15
in Daerah, Pemprov Kaltara
A A

Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala

TANJUNG SELOR– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan tidak akan membuka kembali program transmigrasi baru ke wilayahnya. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, di tengah maraknya isu yang berkembang di masyarakat terkait kemungkinan dibukanya kembali program tersebut.

Ingkong menjelaskan, arah kebijakan transmigrasi nasional saat ini telah mengalami pergeseran. Bukan lagi semata-mata untuk pemerataan penduduk seperti pada era sebelumnya, melainkan lebih pada pertukaran keahlian dan pengembangan keterampilan, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Baca Juga

Buka Musyawarah GPIB, Wagub Kaltara Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Tingkatkan PAD, Pemkab Bulungan Gandeng BPN Sinkronkan NIB dan NOP

Resmikan PDAM Tirta Sungoi Sesayap Unit Tana Merah, Bupati Tana Tidung Tegaskan Komitmen Layanan Air Bersih

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027

“Pola transmigrasi sekarang lebih ke kolaborasi. Jadi bukan sekadar pindah penduduk, tapi juga berbagi pengalaman dan keterampilan antar daerah,” jelasnya saat diwawancarai pada Jumat (1/8/2025).

Kaltara sendiri, kata dia, sempat menerima gelombang transmigrasi lanjutan pada 2017 hingga 2018. Namun, seleksinya saat itu sangat ketat. Salah satu syarat utama adalah calon transmigran harus memiliki sertifikasi keahlian dari daerah asal.

Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan mereka bisa benar-benar berkontribusi di lokasi baru, bukan menjadi beban.

“Waktu itu kita terapkan sistem 50 persen warga lokal dan 50 persen dari luar daerah. Tujuannya agar ada keseimbangan dan saling belajar,” ungkap Ingkong.

Lebih lanjut, ia menyinggung adanya rencana transmigrasi lanjutan di tahun 2019. Namun, rencana itu akhirnya terhenti akibat pandemi COVID-19.

Anggaran yang semula dialokasikan untuk transmigrasi, terpaksa dialihkan untuk penanganan darurat kesehatan. Imbasnya, pembangunan pemukiman dan lahan usaha bagi warga lokal pun tertunda.

“Tahun ini baru bisa dibangun untuk 55 kepala keluarga. Tapi ke depan, transmigrasi baru sudah tidak ada lagi. Bahkan Bupati Bulungan sudah menyatakan tidak akan menerima,” tegasnya.

Wagub juga menyoroti pentingnya membenahi kawasan transmigrasi yang sudah ada. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan tanggul harus menjadi prioritas agar masyarakat merasa nyaman dan produktif.

“Kalau akses jalan buruk dan lahan tidak mendukung, bagaimana mereka mau bertani? Akhirnya rumah transmigrasi malah ditinggal dan mereka mencari lahan di pinggir jalan,” katanya.

Tak hanya transmigran, Ingkong mengingatkan agar pemerintah pusat juga memberi perhatian yang adil kepada masyarakat lokal dan desa-desa tua di Kaltara. Terutama dalam hal legalitas kepemilikan lahan dan dukungan sarana pertanian.

“Mereka juga warga negara yang punya semangat bertani. Jangan sampai merasa tersisih hanya karena bukan transmigran,” tambahnya.

Terkait jumlah transmigran di Kaltara, Ingkong menyebut angkanya sudah cukup signifikan sejak pertama kali program ini digulirkan pada era 1970-an. Namun, ia meminta warga tidak mudah percaya dengan informasi yang simpang siur.

“Kalau ada kabar soal pembukaan transmigrasi baru, lebih baik langsung konfirmasi ke Dinas Transmigrasi di provinsi atau kabupaten. Supaya tidak salah paham,” pungkasnya.(*)

 

Tags: Berita kaltaradesa tuaHeadlineinfrastruktur Kaltaraingkong alaKaltarakebijakan transmigrasiPemprov Kaltarapertanian Kaltaraprogram pemerintahstategi pembangunanTransmigrasiwakil gubernur kaltaraWarga Lokal

Berita Lainnya

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027
Daerah

Buka Musyawarah GPIB, Wagub Kaltara Dorong Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

28 Februari 2026 20:36
Daerah

Tingkatkan PAD, Pemkab Bulungan Gandeng BPN Sinkronkan NIB dan NOP

28 Februari 2026 18:53
Daerah

Resmikan PDAM Tirta Sungoi Sesayap Unit Tana Merah, Bupati Tana Tidung Tegaskan Komitmen Layanan Air Bersih

28 Februari 2026 13:03
Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027
Daerah

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Ditargetkan Beroperasi 2027

28 Februari 2026 11:02
Daerah

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Takjil dan Sembako untuk Masyarakat Sebatik

28 Februari 2026 10:25
Daerah

KKIG Tarakan Bagikan Seribu Kotak Takjil untuk Masyarakat

28 Februari 2026 10:14
Next Post

Kaltara Fokus Transmigrasi Lokal

Rutin Setiap Jumat, Satlantas Polres Tarakan Berbagi Sedekah ke Masyarakat 

Bupati Syarwani Soroti Keterlambatan, Desak Realisasi Proyek APBD 2025

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP