BERAU, Fokusborneo.com – Peningkatan konektivitas digital di Kabupaten Berau mulai menunjukkan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran akses internet yang semakin luas tidak hanya memudahkan komunikasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha dan sektor pariwisata untuk berkembang lebih cepat.
Menurut Fadhilah, konektivitas yang memadai menjadi faktor penting dalam mempercepat aktivitas ekonomi daerah. Dengan akses digital yang semakin baik, masyarakat kini lebih mudah mempromosikan produk dan jasa mereka kepada pasar yang lebih luas.
“Konektivitas hadir, promosi menjadi lebih mudah dan masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Di sektor pariwisata, Kabupaten Berau mencatat tren yang menggembirakan. Jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut turut mendorong masuknya investasi baru pada sektor akomodasi, perhotelan, serta berbagai layanan pendukung wisata lainnya. Kondisi ini memberikan efek berantai terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital, BAKTI juga terus memperluas jangkauan layanan internet di Kalimantan Timur. Saat ini, ratusan titik layanan internet berbasis satelit telah beroperasi di berbagai fasilitas publik untuk mendukung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga pelayanan pemerintahan.
Namun demikian, Fadhilah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, akses internet yang tersedia akan memberikan manfaat maksimal apabila dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
“Konektivitas adalah fondasi. Setelah akses tersedia, yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat memanfaatkannya untuk kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah ekonomi,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengelolaan data yang lebih baik oleh pemerintah daerah. Data yang akurat dinilai menjadi kunci dalam mengukur dampak digitalisasi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Sering kali perubahan ekonomi sudah terjadi, tetapi belum terdokumentasi dengan baik. Data yang kuat akan membantu melihat sejauh mana digitalisasi memberikan dampak bagi masyarakat,” tutup Fadhilah.(oc)














Discussion about this post