Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Agu 2025

Balikpapan Siap Jadi Kota Ramah Investasi, Rahmad Mas’ud Tekankan Layanan Publik Cepat


					Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud Perbesar

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud

BALIKPAPAN, Fokusborneo.com — Sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan dituntut tampil sebagai kota ramah investasi. Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan, pelayanan publik yang sederhana, cepat, dan transparan menjadi syarat mutlak agar dunia usaha tumbuh nyaman di kota ini.

Dalam rapat bersama perangkat daerah teknis mulai dari Dinas Perizinan, DPU, Lingkungan Hidup, hingga Perumahan dan Permukiman, Rahmad menekankan agar seluruh proses perizinan dipangkas dari jalur yang berbelit.

Regulasi tetap dijalankan, namun tidak boleh dijadikan alasan untuk menghambat masuknya investasi.

width"400"
width"400"
width"400"

“Saya tidak ingin mendengar ada pelaku usaha yang dipersulit saat mengurus perizinan di Balikpapan. Kalau ada yang mempersulit, laporkan. Akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya, Jumat (22/8/2025).

width"300"
width"400"
width"400"
width"400"
width"400"

Rahmad menegaskan, dunia usaha hanya bisa berkembang jika layanan publik berjalan cepat, sederhana, dan transparan, serta situasi kota dalam keadaan aman.

width"300"
width"300"
width"300"
width"300"

Karena itu, ia meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) berorientasi pada pelayanan dan solusi, bukan memperpanjang birokrasi.

width"400"
width"400"

“Ketika kota aman, pelaku usaha nyaman berusaha, dan pendatang betah tinggal di Balikpapan. Itu kuncinya,” ujarnya.

width"200"
width"300"

Ia juga mendorong munculnya inovasi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang menurutnya hanya akan berhasil jika iklim usaha kondusif.

width"400"
width"400"

Pemerintah kota, katanya, tidak bisa hanya mengandalkan sumber pendapatan tradisional, melainkan perlu kreativitas dan terobosan baru yang memperkuat basis ekonomi lokal sekaligus menarik minat investor.

width"400"
width"400"

“Potong yang bisa dipotong menurut aturan. Fokus kita adalah pelayanan,” tambahnya.

width"400"
width"400"

Sebagai kota yang berbatasan langsung dengan kawasan IKN, Balikpapan disebut memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Banyak investor maupun pelaku usaha mulai melirik kota ini sebagai basis bisnis, logistik, maupun hunian. Karena itu, menurut Rahmad, pemerintah daerah tidak boleh menciptakan kesan rumit atau tidak ramah investasi.

“Kota ini akan menjadi beranda depan IKN. Kita harus bisa menunjukkan bahwa Balikpapan siap menyambut peluang dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berusaha sesuai aturan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pegadaian Mengajar Area Tarakan: Pegadaian Hadirkan Literasi Keuangan hingga Pelabuhan dan Sekolah

29 Agustus 2025 - 18:38

Dorong Komunitas Musik Metal Berbadan Hukum, ANK Sosialisasikan Raperda Ekonomi Kreatif

29 Agustus 2025 - 17:57

Menteri PPPA Resmikan RBI di Balikpapan, Dorong Penguatan Perempuan dan Perlindungan Anak

29 Agustus 2025 - 17:31

Bank Indonesia Balikpapan Cetak Desainer Muda Kreatif Lewat Capacity Building Fashion Design

29 Agustus 2025 - 14:05

Ketua Umum JMSI Jadi ‘Tokoh Media Berpengaruh’ Versi MAT 2025

29 Agustus 2025 - 12:03

Sosialisasikan Raperda Tenaga Lokal, Jufri Budiman Dorong Prioritaskan Warga Lokal

29 Agustus 2025 - 11:26

Trending di Daerah