TANJUNG SELOR,Fokusborneo.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama tahun anggaran 2025.
Fokus diarahkan pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang menjadi jalur vital penghubung aktivitas masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan bahwa jalur poros penghubung antarkecamatan tetap menjadi perhatian serius.



Salah satunya ruas Tanjung Selor – Tanjung Palas Timur yang disebut memiliki peran strategis terhadap aktivitas ekonomi warga.





“Infrastruktur jalan dan jembatan yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan masyarakat harus terus ditingkatkan. Pemerintah daerah berkomitmen memastikan akses ekonomi warga dapat berjalan lebih lancar,” kata Syarwani, Kamis (28/8/2025).




Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur bukan sekadar memperbaiki fasilitas transportasi, melainkan juga menciptakan pemerataan pembangunan di wilayah Bulungan.


Dengan jalan yang memadai, kata dia, keterisolasian antarwilayah bisa berkurang secara signifikan.



“Jalan yang baik tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memperluas jaringan usaha dan distribusi barang. Dampaknya tentu akan langsung dirasakan pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.


Mendukung hal tersebut, Pemkab Bulungan telah mengalokasikan dana sebesar Rp310,47 miliar melalui APBD murni 2025.


Selain itu, penambahan anggaran senilai Rp131,71 miliar juga disiapkan dalam rancangan APBD Perubahan. Dengan demikian, total belanja infrastruktur tahun ini mencapai Rp442,19 miliar.


Menurut Bupati, tambahan anggaran itu menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pembangunan yang berkelanjutan harus didukung dengan perencanaan keuangan yang konsisten.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Infrastruktur jalan dan jembatan adalah prioritas karena langsung menyentuh kebutuhan warga,” tegasnya.
Selain membuka akses transportasi, perbaikan infrastruktur juga diyakini dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Bulungan.
Hal ini dinilai akan mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan sektor lainnya.
“Jika distribusi barang dan jasa lebih lancar, maka roda perekonomian bisa bergerak lebih cepat. Dengan sendirinya, kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat,” tambahnya.
Syarwani berharap program pembangunan yang dikerjakan secara bertahap ini dapat memberi manfaat nyata.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah menjaga dan memanfaatkan fasilitas infrastruktur yang dibangun.
“Pembangunan infrastruktur adalah investasi jangka panjang. Saya berharap kita semua dapat menjaga bersama hasil pembangunan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi,” pungkasnya. (*/saf)