TARAKAN – Musibah bencana alam gempa bumi yang terjadi di Tarakan beberapa hari terakhir berdampak pada sejumlah kerusakan bangunan rumah warga hingga fasilitas umum.
Selain upaya mitigasi bencana dan peningkatan kewaspadaan dini, Polres Tarakan bersama TNI, pemerintah kota Tarakan, dan elemen masyarakat melaksanakan doa bersama lintas agama dalam menghadapi bencana di Kota Tarakan tahun 2025 yang di laksanakan di Aula Paten Mako Polres Tarakan, Senin (11/11/2025).
Doa bersama dipimpin masing-masing – masing agama yang ada di Kota Tarakan yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Doa bersama berlangsung khidmat diikuti ratusan dari perwakilan elemen masyarakat.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan, dalam menghadapi musibah tentunya selain imbauan terhadap potensi – potensi adanya bencana – bencana susulan khususnya di Kota Tarakan doa bersama juga penting dan perlu dilakukan.
“Dengan kegiatan doa bersama lintas agama hari ini dilaksanakan, kita mengajak seluruh elemen masyarakat mari meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa atas musibah yang memang saat ini terjadi di Kota Tarakan,” jelas Kapolres.
Kapolres menegaskan, dengan doa bersama lintas agama ini juga dalam rangka meningkatkan rasa gotong royong, kebersamaan terhadap warga yang sudah mengalami dampak musibah tersebut.
“Kita kedepankan gotong royong untuk bisa saling membahu, tolong menolong dalam menghadapi musibah ini,” sambungnya.
Dalam kesempatan ini, Kapolres juga mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini terhadap potensi – potensi bencana yang terjadi di wilayah kota Tarakan.
Sementara itu, Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud Is, bencana yang terjadi di Kota Tarakan merupakan cobaan dan ujian dari Tuhan Yang Maha Esa dan mungkin ini terjadi supaya kita ingat kepadaNya.
“Dengan adanya ujian – ujian ini kita bersatu padu. Kita memohon kepada Yang Maha Kuasa, mudah – mudahan semua ujian yang ada dan cobaan yang ada ini pada akhirnya membuat kita semakin dekat kepadaNya,” ujarnya.
Melalui doa bersama lintas agama ini diharapkan masyarakat Kota Tarakan dapat terhindar dari bencana. Tentunya selain itu dengan kehadiran semua elemen masyarakat dapat meningkatkan kepedulian bersama terhadap lingkungan, dan saling bersatu padu dalam menghadapi bencana yang terjadi.
Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus menambahkan, pihaknya atas nama lembaga dan sebagai perwakilan masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan doa bersama yang dilaksanakan oleh Polres Tarakan.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dalam menghadapi bencana beberapa hari yang lalu yang terjadi di Kota Tarakan.
“Mari kita saling bahu-membahu untuk menstabilkan kembali warga-warga yang terdampak musibah,” pungkasnya. (ary)















Discussion about this post