BALIKPAPAN, Fokuisborneo.com – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menegaskan bahwa lokasi kejadian tenggelamnya enam anak di kawasan waduk Km 8 Balikpapan Utara bukanlah fasilitas milik atau yang dikelola perusahaan.
Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut waduk tersebut terkait dengan PTMB.
Direktur Utama PTMB, Dr. Yudhi Saharuddin, M.M., menjelaskan bahwa perusahaan saat ini hanya mengelola waduk operasional di Km 12 Balikpapan Utara.
Waduk tersebut berfungsi sebagai bagian dari sistem penyediaan air baku bagi masyarakat dan tidak diperuntukkan sebagai area rekreasi atau aktivitas publik.
“Kami ingin meluruskan informasi yang berkembang. Lokasi kejadian bukan fasilitas kami. Waduk kami berada di Km 12 dan fungsinya untuk penyediaan air baku, bukan untuk aktivitas umum,” ujar Yudhi.
Meski demikian, PTMB menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban dan keluarga.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati di sekitar area perairan atau waduk yang berpotensi bahaya.
Selain itu, Yudhi menyatakan PTMB mendukung langkah aparat dan pemerintah daerah dalam penanganan pascakejadian, termasuk penataan wilayah agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
“Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama untuk meningkatkan kewaspadaan anak-anak dan keluarga di sekitar waduk. Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan akurat,” tambahnya.
Klarifikasi PTMB ini sekaligus menegaskan perusahaan tetap bertanggung jawab memberikan informasi yang tepat, meski tidak terkait langsung dengan lokasi insiden. (*)














Discussion about this post