TANA TIDUNG, Fokusborneo.com — Aktivitas tidak biasa terlihat di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tana Tidung pada Kamis (20/11/2025) pagi. Puluhan pedagang kaki lima (PKL) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung membersihkan area yang selama ini mereka gunakan sebagai lokasi berdagang. Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan menyambut Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kaltara yang tinggal beberapa hari lagi.
RTH yang biasanya di padati pedagang kini ditata ulang untuk di alih fungsikan menjadi area parkir utama selama festival berlangsung. Para PKL menunjukkan komitmen tinggi dengan merapikan tempat usaha mereka, membuktikan bahwa dukungan terhadap kesuksesan festival tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat.
Plt Kasat Pol PP Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengapresiasi langkah para pedagang yang dengan sukarela ikut membersihkan kawasan tersebut.
“PKL RTH bersama Satpol PP melaksanakan kerja bakti di sekitar lokasi festival untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan. Kurang lebih ada 30 PKL, dan seluruhnya sudah di fasilitasi Disperindagkop untuk menempati stand UMKM di area festival,” jelas Arief.
Ia menyebutkan, area yang dibersihkan merupakan ruang parkir yang dibutuhkan untuk mengakomodir pengunjung. Pindahnya para PKL ke stand UMKM bersifat sementara hingga festival selesai.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua PKL RTH, Bejo, sosok yang dikenal dengan kuliner mie ayamnya. Ia berada di barisan depan, memimpin para pedagang untuk ikut kerja bakti.
“Ini bentuk partisipasi kami supaya Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman bisa berjalan lancar. Kami siap mendukung,” ujar Bejo sembari mengarahkan rekan-rekannya dalam proses pembersihan.
Selama kegiatan berlangsung, pedagang tampak saling membantu mengangkat barang, menyapu area, hingga memastikan lokasi benar-benar bersih. Meski harus beradaptasi di tempat baru selama festival, para PKL tetap menunjukkan semangat karena memahami pentingnya event budaya ini bagi daerah.
Gotong royong antara masyarakat dan aparat pemerintah tersebut menjadi cerminan kuatnya solidaritas warga Tana Tidung. Festival Tari Kreasi tidak hanya menjadi ajang pentas seni, melainkan juga momentum membangun kebersamaan.
Dengan rampungnya penataan, area parkir kini siap menampung kendaraan pengunjung, sementara stand UMKM pun mulai ditata oleh para pedagang. Semua pihak berharap, festival tahun ini berjalan meriah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(**)















Discussion about this post