BALIKPAPAN, Fokusborneo.com — Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Hal tersebut disampaikan saat memaparkan kinerja Pemerintah Kota Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, Senin (22/12/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kemiskinan bukanlah harta materi yang boleh diwariskan kepada anak cucu, melainkan harus diputus melalui pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan bekal yang tidak akan pernah habis dan menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas tahun 2045.
“Yang kita titipkan kepada generasi kita bukan harta, tetapi pendidikan. Karena pendidikan tidak akan pernah habis dan insya Allah membawa keberkahan bagi generasi kita ke depan,” ujar Rahmad Mas’ud.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat program pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah penyaluran beasiswa kepada 600 peserta didik dan 89 tenaga pendidik, serta pemberian subsidi SPP bagi siswa sekolah swasta. Total anggaran yang dialokasikan untuk sektor ini mencapai Rp31,9 miliar.
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap pendidikan keagamaan. Sebanyak 2.889 ustadz dan ustadzah menerima insentif dengan total anggaran sekitar Rp17 miliar. Wali Kota berharap insentif tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak.
Rahmad Mas’ud juga mengajak seluruh masyarakat, termasuk RT dan tokoh masyarakat, untuk turut mengawasi dan melaporkan apabila terdapat pelayanan pendidikan maupun administrasi yang tidak sesuai aturan. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang tidak semestinya.
Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.(oc)















Discussion about this post