• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

Jangan Asal Tanam, Ini Pentingnya Barcode dan Label Biru Bibit Sawit

by Redaksi
11 Januari 2026 15:43
in Daerah
A A
Jangan Asal Tanam, Ini Pentingnya Barcode dan Label Biru Bibit Sawit

Ketua DPW APKASINDO Kaltara, Muhammad Khoiruddin. Foto: Fokusborneo.com

38
VIEWS

TARAKAN, Fokusborneo.com – Kualitas bibit menjadi faktor penentu utama dalam keberhasilan budidaya kelapa sawit.

Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Khoiruddin, menegaskan petani tidak boleh sembarang dalam memilih bibit jika ingin mendapatkan hasil produksi yang maksimal.

Baca Juga

Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

Pemkot Balikpapan–Parepare Perkuat Sinergi Daerah Sambut Peran Strategis IKN

Pemkot Tarakan Dorong UMKM Tarakan Timur Lewat Mini Expo Lokal 2026

Wujud Bakti, Bupati Tana Tidung Ziarah Makam Orang Tua dan Doa Bersama

​​Khoiruddin menyoroti fenomena replanting (peremajaan) yang kini mulai marak di Kabupaten Nunukan. Menurutnya, banyak kebun yang harus diremajakan lebih awal karena kesalahan di masa lalu, yakni penggunaan bibit yang tidak jelas asal-usulnya.

​”Faktanya, bibit sulit didapat di Kaltara. Di Nunukan, banyak petani melakukan replanting karena dulu menggunakan bibit ‘asal comot’ atau mengambil bibit di bawah pohon induk. Padahal, bibit unggul harus memiliki sertifikat label biru dan setiap bijinya dilengkapi dengan barcode,” jelas Khoiruddin, Minggu (11/1/26).

​Salah satu alasan minimnya penggunaan bibit unggul di Kaltara adalah sulitnya akses pengadaan. Saat ini, penyedia bibit bersertifikat di Indonesia hanya berjumlah sekitar 13 perusahaan yang mayoritas berlokasi di Sumatra.

​Sistem pembeliannya pun bersifat made by order dengan prosedur yang ketat dimana bibit diproduksi sesuai nama pemesan dan lokasi lahan yang spesifik.

Selain itu, pemesan wajib menyertakan sertifikat tanah dan surat pendukung lainnya. Belum adanya penangkar resmi di Kaltara, juga membuat proses pengiriman dari luar pulau menjadi satu-satunya jalan.

​Ketiadaan penangkaran lokal juga menghambat program bantuan bibit dari pemerintah daerah. Syarat pengadaan pemerintah mewajibkan bibit berlabel biru dan sudah berusia minimal 8 bulan (siap tanam).

​”Inilah mengapa pengadaan bibit oleh pemerintah di Kaltara sering menemui jalan buntu. Tanpa adanya penangkar lokal yang mengantongi izin dari Balai di Samarinda, akses terhadap bibit bersertifikat sangat terbatas,” tambahnya.

Khoiruddin mengingatkan kelapa sawit adalah komoditas jangka panjang dengan masa produktif lebih dari 25 tahun. Kesalahan memilih bibit di awal akan berdampak fatal pada ekonomi petani di masa depan.

“Salah satunya harus menunggu 3 tahun masa tanam hingga panen hanya untuk mendapati buah tidak produktif. Selain itu, pupuk dan perawatan terbuang sia-sia pada tanaman berkualitas rendah,” ujarnya.

Persolan lainnya, potensi lahan terbuang karena pohon tidak menghasilkan buah secara optimal.

Ke depannya, industri sawit akan semakin modern. Setiap titik tanam akan terpantau secara digital untuk memastikan kemitraan antara perusahaan dan petani berjalan transparan.(*/mt)

Tags: APKASINDOAsosiasi Petani Kelapa Sawit IndonesiaBibit Kelapa SawitKelapa SawitMuhammad KhoiruddinPerkebunanPetani Kelapa Sawit

Berita Lainnya

Daerah

Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

24 Januari 2026 19:57
Daerah

Pemkot Balikpapan–Parepare Perkuat Sinergi Daerah Sambut Peran Strategis IKN

24 Januari 2026 07:24
Daerah

Pemkot Tarakan Dorong UMKM Tarakan Timur Lewat Mini Expo Lokal 2026

23 Januari 2026 21:18
Daerah

Wujud Bakti, Bupati Tana Tidung Ziarah Makam Orang Tua dan Doa Bersama

23 Januari 2026 19:03
Dinamika Sistem Baru, Jukir dan Pengelola Parkir Tarakan Beda Pendapat
Daerah

Dinamika Sistem Baru, Jukir dan Pengelola Parkir Tarakan Beda Pendapat

23 Januari 2026 17:14
Daerah

Gerak Cepat Pemkab Bulungan Layani Administrasi Kependudukan Warga Kilometer 57

23 Januari 2026 16:15
Next Post
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara

Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara

IKN Masuki Babak Baru, Pertamina Group Siap Dukung Energi Bersih dan Pendidikan Nusantara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Ekor Buaya di Embung Persemaian Berhasil Ditangkap, Diduga Masih Ada Predator Lain Berkeliaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kawal Aduan Warga Tegala Air, DPRD Tarakan Pastikan Pertamina Siap Tuntaskan Masalah Drainase

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tana Tidung Terima Audiensi BNNP Kaltara, Bahas Pembentukan BNNK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gedung Baru UPTD Bapenda Kaltara Diresmikan, Samsat Keliling Diperkuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

24 Januari 2026 19:57

Tindak Lanjut Pembahasan Awal, Otorita IKN dan Ayedh Dejem Group Resmi Teken Kerja Sama Kawasan Mixed-Use di KIPP Bernilai Rp4 Triliun

24 Januari 2026 19:08
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP