JAKARTA, Fokusborneo.com — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan sebagai Mitra Strategis Penguatan Wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, dalam acara Malam Anugerah Mitra Kerja Sama Pusat Kajian LKFT yang digelar di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (3/2/26).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Pemkab Bulungan dalam mendukung pengembangan riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan Tridarma Perguruan Tinggi yang inklusif, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.
Acara Malam Anugerah tersebut diinisiasi oleh FT UGM melalui Pusat Kajian LKFT bekerja sama dengan Keluarga Alumni Teknik Gadjah Mada (KATGAMA). Forum ini menjadi ajang penghargaan bagi mitra pemerintah dan nonpemerintah yang dinilai aktif berkolaborasi dalam pengembangan inovasi dan solusi berbasis akademik.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi atas dukungan akademis yang selama ini diberikan UGM kepada daerahnya. Ia menilai kolaborasi teknis dengan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, terutama di kawasan 3T.
“Kajian-kajian teknis yang disampaikan selama ini menjadi panduan bagi kami dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pembangunan, khususnya di kawasan 3T yang ada di Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani.
Ia juga menambahkan bahwa UGM turut berperan mendukung pelaksanaan program nasional di daerah, termasuk melalui kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi. Menurutnya, kehadiran akademisi mampu mempercepat pembangunan wilayah transmigrasi secara signifikan.
“Harapan kami ke depan, sinergi dan kolaborasi ini terus terjaga untuk bersama-sama membangun Indonesia, khususnya Kabupaten Bulungan,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Selo, menegaskan bahwa kemitraan yang dibangun tidak bersifat administratif semata. FT UGM memandang mitra sebagai bagian dari ekosistem akademik yang berperan penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa kepercayaan mitra selama periode kerja sama 2021–2025 telah menghasilkan berbagai dampak konkret di sejumlah sektor pembangunan.
Hal senada disampaikan Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Puji Astuti, yang mewakili Rektor UGM. Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menjawab tantangan global dan mendorong pembangunan yang berkeadilan serta berkelanjutan.
Selain kategori penguatan wilayah 3T, FT UGM juga memberikan penghargaan kepada para mitra dalam lima kategori strategis lainnya sebagai upaya memperkuat ekosistem inovasi nasional.(DKIP Bulungan).















Discussion about this post