BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan memastikan layanan air bersih selama Ramadan tahun ini dalam kondisi aman. Sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan guna menjaga tekanan dan kelancaran distribusi, terutama pada jam-jam puncak pemakaian.
Lonjakan konsumsi air biasanya terjadi menjelang sahur sekitar pukul 03.00–05.00 Wita dan menjelang waktu berbuka puasa. Kebutuhan memasak, mandi, hingga berwudhu secara bersamaan kerap memicu penurunan tekanan, khususnya di kawasan dengan elevasi tinggi.
Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, Dr. Yudhi Saharuddin, mengatakan pihaknya telah merampungkan sejumlah pekerjaan teknis sebelum Ramadan dimulai. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat beribadah tanpa kendala layanan air.
“Sebelum Ramadan, kami percepat penyelesaian pekerjaan agar distribusi tetap lancar dan masyarakat tidak terganggu saat sahur maupun berbuka,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Salah satu proyek yang telah diselesaikan adalah pengoneksian pipa berdiameter 600 milimeter di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 5,5, tepatnya di sekitar jembatan setelah Perumahan Bhumi Nirwana. Jalur ini merupakan salah satu jaringan utama penyaluran air di Kota Balikpapan.
Selain itu, perbaikan kebocoran pada sejumlah titik serta penguatan jaringan distribusi juga telah dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan.
Untuk wilayah perbukitan yang rawan mengalami tekanan rendah, perusahaan menyiapkan pompa tambahan. Fasilitas tersebut siap dioperasikan saat beban pemakaian meningkat agar suplai tetap stabil.
PTMB juga mengimbau pelanggan segera melaporkan jika terjadi gangguan. Armada mobil tangki disiagakan sebagai langkah darurat guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
Saat ini, kapasitas produksi air mencapai sekitar 1.500 liter per detik dengan kemampuan distribusi 1.450 liter per detik ke seluruh area layanan. Tahun ini, tambahan suplai sebesar 50 liter per detik diperoleh dari optimalisasi Waduk Manggar dan diprioritaskan untuk mendukung sambungan baru di wilayah Balikpapan Barat dan Balikpapan Utara yang terus berkembang.(**)














Discussion about this post