BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Program Gerobak Cahaya yang digulirkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memberikan dampak nyata bagi peningkatan kemandirian ekonomi mustahik. Melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Kaltimra, YBM PLN menyerahkan bantuan Gerobak Cahaya kepada salah satu mustahik, Siti Nur Aysah, pada Kamis (19/02).
Program ini menjadi wujud kepedulian sosial PLN yang tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain itu, lewat bantuan sarana usaha yang layak, pelaku usaha mikro kini memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan, khususnya di momentum Ramadan.
Program Gerobak Cahaya merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi YBM PLN yang memberikan sarana usaha bagi pelaku usaha mikro agar dapat berjualan secara lebih tertata, menjangkau lokasi yang lebih strategis, serta meningkatkan daya saing usahanya. Bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang dihimpun dan dikelola secara profesional serta amanah oleh YBM PLN.
Sebelumnya, Siti menjalankan usaha minuman dan bumbu dapur secara sederhana dari rumah dengan keterbatasan peralatan. Kehadiran Gerobak Cahaya kini membuka peluang baginya untuk berjualan di lokasi yang lebih ramai, seperti kawasan Stadion Batakan dan pasar malam, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan, terutama selama bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan Gerobak Cahaya dari PLN dan YBM. Usaha saya jadi lebih rapi dan saya bisa berjualan di tempat yang lebih ramai. Di bulan Ramadan ini, bantuan ini menjadi semangat baru bagi saya untuk terus berusaha demi keluarga. Semoga kebaikan para pegawai PLN dibalas dengan keberkahan,” ujar Siti.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui program Gerobak Cahaya yang dikelola YBM PLN, kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi mustahik sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat,” jelas Chaliq.
Melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi, PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus menghadirkan cahaya dalam makna yang lebih luas tidak hanya terang listrik, tetapi juga terang harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.(**)














Discussion about this post