TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Utara mulai mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Kabupaten Tana Tidung periode 2026–2030. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pra Mukab yang digelar di Tideng Pale, Senin malam (9/3/2026).
Ketua Kadin Provinsi Kalimantan Utara, Kilit Laing, mengatakan bahwa kegiatan pra Mukab ini menjadi langkah awal untuk membentuk kembali kepengurusan Kadin di Kabupaten Tana Tidung yang selama ini belum aktif.
Menurutnya, Mukab Kadin Tana Tidung ditargetkan dapat dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau sekitar April 2026.
“Kami menargetkan Mukab Kadin Tana Tidung bisa digelar setelah Lebaran. Saat ini yang terpenting adalah menyiapkan seluruh kebutuhan organisasi agar prosesnya berjalan baik,” ujar Kilit Laing.
Ia juga mengarahkan agar persiapan administrasi segera dilakukan, mulai dari pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin hingga pembentukan panitia pelaksana Mukab.
Kilit menegaskan bahwa langkah tersebut penting agar organisasi dapat berjalan sesuai mekanisme serta mampu menghimpun para pelaku usaha di daerah.
Menurutnya, keberadaan Kadin sangat penting sebagai wadah yang menaungi para pengusaha, baik dari sektor swasta, BUMN, maupun koperasi, khususnya di Kabupaten Tana Tidung.
“Kadin merupakan organisasi yang membina dan mengembangkan kemampuan para pelaku usaha, sekaligus memperjuangkan kepentingan dunia usaha agar dapat tumbuh dan berkembang,” jelasnya.
Selain itu, Kadin juga memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, tertib, dan kondusif serta menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
Rapat pra Mukab tersebut dihadiri oleh sejumlah pelaku usaha, pelaku UMKM, serta anggota Kadin yang ada di Kabupaten Tana Tidung. Melalui pertemuan tersebut diharapkan terbentuk komitmen bersama untuk menghidupkan kembali peran Kadin di daerah.
Dengan terbentuknya kepengurusan Kadin Tana Tidung ke depan, diharapkan organisasi ini dapat menjadi motor penggerak dunia usaha serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(**)














Discussion about this post