TARAKAN, Fokusborneo.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang dan kilatan petir melanda Kota Tarakan pada Selasa (26/5/26) malam. Kondisi ini mengakibatkan gelombang laporan pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Merespons situasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan langsung menerjunkan personil untuk melakukan evakuasi dengan menerapkan sistem skala prioritas.
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tarakan, Rika Bulan Karolin, S.E., M.M., yang bertindak sebagai Penanggung Jawab Lapangan mengungkapkan seluruh pergerakan personil diprioritaskan untuk mengamankan fasilitas umum (fasum) vital, terutama akses ibadah dan jalur darurat medis.
“Pohon tumbang di jalan RT 08 Juata Kerikil menjadi prioritas utama kami malam ini. Sebab, jalan tersebut merupakan fasilitas umum menuju masjid yang akan digunakan masyarakat untuk melaksanakan ibadah sholat Idul Adha besok pagi,” ujar Rika.
Selain akses tempat ibadah, tim rescue BPBD Tarakan di bantu personil Satpol PP BKO di Kecamatan Tarakan Utara juga memprioritaskan pembersihan material pohon yang menutup persimpangan jalan menuju pusat pelayanan kesehatan. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi adanya hambatan bagi kendaraan darurat.
“Penanganan pohon tumbang di RT 18 Juata Laut, tepatnya di pertigaan Rumah Sakit Bhayangkara, juga masuk dalam prioritas utama. Kami mengantisipasi dan khawatir jika ada pasien darurat yang perlu dirujuk malam ini agar jalurnya tidak terhambat,” tegasnya.
Rika menjelaskan, seluruh laporan kejadian masuk secara beruntun melalui grup asesmen BPBD Kota Tarakan yang dilaporkan langsung masing-masing Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) kelurahan yang wilayahnya terdampak cuaca buruk.
Berdasarkan data BPBD, rentetan laporan mulai diterima sejak pukul 20.57 Wita. Laporan pertama datang dari Kasi Trantib Juata Laut, Verdy, terkait tumbangnya pohon jenis lamtoro.
Tak berselang lama, pada pukul 21.04 Wta, Kasi Trantib Pamusian melaporkan kejadian serupa di RT 12 Kelurahan Pamusian yang dilaporkan sempat mengenai rumah warga.
Selanjutnya, laporan ketiga diterima pada pukul 21.22 Wita dari seorang warga bernama Sajianto mengenai pohon mangga yang tumbang di kawasan Juata Kerikil.
Menjelang tengah malam, tepatnya pukul 22.52 Wita, Kasi Trantib Karang Anyar Pantai melaporkan insiden pohon tumbang yang menimpa kabel jaringan listrik di wilayah RT 17 Gang Rukun.
Untuk mengeksekusi penanganan di seluruh titik tersebut, BPBD Kota Tarakan menyiagakan tim andalan pada regu piket malam. Operasi pembersihan di lapangan dipimpin Yasser selaku Komandan Regu, dengan diperkuat personil rescue yang terdiri dari Hariyanto, Rivan, Andi, dan Micky.
Petugas gabungan tersebut terus berjibaku memotong dan mengevakuasi batang pohon di bawah guyuran sisa hujan guna memastikan seluruh jalur utama dan fasilitas publik di Kota Tarakan kembali steril dan aman digunaka masyarakat keesokan harinya.(*/mt)












Discussion about this post