TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan kembali diperkuat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tana Tidung. Melalui Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas), Disdikbud resmi menutup rangkaian Piloting Implementasi Pembelajaran Mendalam Siklus 2 melalui Pelatihan Kepala Sekolah dan Guru untuk Unit 3 dan Unit 4 yang dilaksanakan pada 16–17 Juni 2026 di Ruang Pertemuan Regrouping SDN 001 Tana Tidung.
Kegiatan yang mendapat dukungan dari INOVASI Kalimantan Utara tersebut menjadi penanda tuntasnya seluruh rangkaian pembelajaran yang telah dilalui peserta sejak Unit 1 hingga Unit 5.
Pada sesi penutup ini, fokus pelatihan diarahkan pada dua materi penting, yakni Asesmen Pembelajaran Mendalam dan Perencanaan Pembelajaran Mendalam, sebagai bekal bagi pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Jumadilriansyah, S.Sos. Dalam sambutan yang dibacakan, Kepala Dinas menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh proses pelaksanaan di kelas, tetapi juga oleh kualitas perencanaan dan asesmen yang dilakukan guru.
“Perencanaan yang baik adalah awal dari pembelajaran yang bermakna, dan asesmen yang tepat memastikan setiap anak benar-benar tumbuh dan paham, bukan sekadar mendapat nilai,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar hasil pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, melainkan dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari.
“Jangan berhenti di ruang pelatihan ini. Bawa ilmu hari ini ke kelas Bapak/Ibu, karena perubahan yang kita harapkan tidak terjadi di atas kertas, melainkan di hadapan murid-murid kita setiap hari,” pesannya.
Menurutnya, transformasi pendidikan akan terwujud melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh para pendidik di sekolah. Dari tangan guru dan kepala sekolah yang terus belajar serta berinovasi, akan lahir generasi Tana Tidung yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan tersebut juga disampaikan oleh perwakilan INOVASI Kalimantan Utara, Uweisha Eraz Puteri selaku MERL Officer. Ia menegaskan komitmen INOVASI untuk terus mendampingi Disdikbud Kabupaten Tana Tidung dalam mendorong praktik-praktik pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Pelatihan ini diikuti oleh kepala sekolah dan perwakilan guru dari Gugus Melati Kecamatan Sesayap serta Gugus Pelangi Kecamatan Muruk Rian.
Kegiatan juga melibatkan pengawas sekolah dan Tim Fasilitator Daerah (FASDA) yang terdiri atas enam orang kepala sekolah dan guru terpilih. Para fasilitator tersebut berperan mendampingi peserta selama proses pembelajaran dan diskusi berlangsung.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, seluruh rangkaian Piloting Implementasi Pembelajaran Mendalam Siklus 2 di Kabupaten Tana Tidung resmi ditutup.
Disdikbud Kabupaten Tana Tidung berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama program dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di sekolah masing-masing, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar di Bumi Upun Taka.(**)














Discussion about this post