TARAKAN – Momen lamaran pasangan dokter muda di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, mendadak viral dan menyedot perhatian publik setelah pihak pria menyerahkan uang panai (jujuran) fantastis beserta hadiah rumah mewah yang ditaksir mencapai total Rp2,2 miliar, Sabtu (12/9/2026).
Nilai fantastis tersebut diserahkan oleh dr. Vebriadam Syahputra Taufik untuk mempersunting kekasih hatinya, dr. Nurul Magfirah. Menariknya, di balik angka fantastis dalam tradisi adat Sulawesi Selatan ini, sejoli berusia 30 tahun tersebut ternyata telah merajut kisah cinta sejak duduk di bangku SMA hingga menempuh pendidikan kedokteran bersama di Makassar.
Kakek mempelai pria, Iskandar, mengungkapkan bahwa kedatangan keluarga besar adalah untuk mengantar cucunya sekaligus menepati kesepakatan lamaran adat yang telah dibicarakan sebelumnya oleh kedua belah pihak.
“Kami datang mengantar cucu kami, dr. Vebriadam, yang akan menikah dengan dr. Nurul Magfirah. Agenda hari ini melamar sekaligus mengantar uang jujuran. Tidak ada filosofi angka khusus, nominal ini murni hasil musyawarah dan kesepakatan keluarga,” ujar Iskandar.

Perwakilan keluarga mempelai pria, Muhammad Astra, M.Kn., merincikan bahwa uang panai yang disepakati sebesar Rp600 juta. Selain itu, orang tua mempelai pria juga memberikan hadiah berupa satu unit rumah senilai Rp1,6 miliar, sehingga akumulasi nilai lamaran tersebut menyentuh angka Rp2,2 miliar.
Astra menjelaskan, dalam tradisi masyarakat Bugis-Makassar (Sulawesi Selatan), uang panai memiliki kedudukan tersendiri yang berbeda dengan mahar ijab kabul. Besaran nominal panai bersifat fleksibel tergantung kesepakatan, latar belakang keluarga, hingga jenjang pendidikan calon pengantin.
“Uang panai ini tradisi keharusan dalam adat Sulawesi Selatan dan terpisah dari mahar akad nikah. Keduanya dokter muda berprestasi yang sudah saling mengenal sejak SMA, kuliah kedokteran bersama di Makassar, hingga akhirnya mantap melangkah ke jenjang pernikahan,” terang Astra.
Rangkaian acara resepsi pernikahan pasangan dr. Vebriadam dan dr. Nurul Magfirah dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026 mendatang. Keluarga besar berharap momentum bahagia ini menjadi awal kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan dan keharmonisan. (**)













Discussion about this post