TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Festival Sungai Kayan 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (14/10/2026). Sebanyak 122 perahu dengan sekitar 3.500 pendayung putra dan putri ambil bagian dalam festival yang berlangsung hingga Minggu (18/10/2026).
Bupati Bulungan, Syarwani, mengajak masyarakat Kaltara dan daerah sekitarnya untuk menyaksikan langsung perlombaan dayung yang menjadi salah satu tradisi budaya masyarakat Bulungan.
Tahun ini, perlombaan digelar dalam kelas 20, 30, dan 50 pendayung. Peserta dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, juga turut meramaikan kelas terbuka 50 pendayung.
Syarwani mengatakan, Festival Sungai Kayan tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan di atas air. Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus menjaga tradisi dayung perahu yang telah menjadi bagian dari identitas budaya Bulungan.
Kemeriahan festival tahun ini turut diisi pertunjukan seni, musik tradisional, dan penampilan musisi lokal. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan menambah daya tarik bagi masyarakat yang datang untuk menyaksikan perlombaan.
Festival Sungai Kayan juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Sekitar 130 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berpartisipasi dengan membuka lapak di sepanjang kawasan festival, mulai dari depan Pelabuhan VIP hingga Kampung Arab.
Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen menjadikan Festival Sungai Kayan sebagai agenda rutin tahunan. Melalui kegiatan ini, pelestarian budaya diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan melibatkan ribuan pendayung dan pelaku UMKM, Festival Sungai Kayan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan tradisi lokal Bulungan sekaligus menghidupkan kawasan Sungai Kayan sebagai ruang kegiatan budaya dan ekonomi masyarakat.(**)













Discussion about this post