TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan berharap tidak ada lagi aktifitas di lokasi eks kebakaran Pasar Batu Sebengkok, termasuk ruko depan yang masih melakukan aktifitas berjualan.
“Kami mau tata, saya lihat masih ada yang pakai (berjualan) di depan, itu berbahaya karena bekas kebakaran,†ujar Walikota Tarakan Khairul, usai menutup Posko kebakaran, Minggu (2/2/2020).
Pemerintah akan menata Pasar Batu menjadi pasar tradisional modern termasuk rumah warga yang terdampak bencana kebakaran.
“Penataan kita butuh dana dan uang, kami akan ajukan ke pusat melalui APBN, mudahan pusat dapat membangun, kita terima hasilnya tidak apa-apa,†ucapnya.
Pemkot berkeinginan Pasar Batu menjadi Pasar tradisional modern, pasar yang bersih, lebar, nyaman. Jika memungkinkan dibangun 4 lantai ke atas.
“Anggaran APBN sudah berjalan, kita ajukan di perubahan mudahan paling cepat 2021,†katanya.
Tidak seperti supermarket, Pasar Batu tetap menjadi pasar tradisional tapi modern, misal lantai 1 pasar basah, mungkin lantai 2 umkm, lantai 3 pakaian dan lainya.
“Kita maunya kalau bisa lantai 4 keatas, tapi tergantung dari pusat, bisa satu lantai, 2 lantai atau 3 lantai,†bebernya.
Baca Artikel Terkait:Â
- Posko Pengungsian Bencana Kebakaran Pasar Batu Resmi di Tutup
- Dinas Perdagangan Siapkan Los Baru Untuk Pedagangan Eks Pasar Batu di Boom Panjang
Sementara itu untuk penataan pemukiman lahan masyarakat, Pemerintah berharap masyarakat mengorbankan sedikit lahanya masing-masing untuk akses jalan.
“Akses jalan akan kita perlebar sehingga mobil pemadam, ambulance atau mobil jenazah bisa masuk,†sambungnya.
Memang sebelumnya akses ke dalam pasar maupun ke pemukiman masyarakat di belakang pasar sulit, dengan jalan baru yang lebih lebar juga akan diitergrasikan dengan jalan inspeksi yang sudah dibangun pemkot, memudahkan akses. (aii)















Discussion about this post